Juruketik.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP meminta National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor tidak hanya mengandalkan latihan rutin dalam mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Paralimpiade Daerah (PEPARDA) VII Jawa Barat 2026.
Asnan mendorong NPCI mulai menerapkan pendekatan sport science dalam pembinaan atlet, agar persiapan menuju PEPARDA VII 2026 dilakukan secara lebih terukur dan profesional, terlebih target tahun ini yakni juara umum.
“NPCI harus menerapkan sport science. Kita ingin pembinaan atlet dilakukan secara terukur dan profesional,” ujar Asnan, Kamis (4/9/2026).
Baca Juga: Bidik Prestasi Tertinggi di PEPARDA VII Jabar 2026, NPCI Kabupaten Satukan Kekuatan Kontingen
Terkait Sport Science, kata Asnan, nanti akan dibahas lebih lanjut dan dikolaborasikan dengan Tim Keolahagaan yang ada di PPOPM
Ia juga menekankan pentingnya dukungan ahli gizi dan nutrisi dalam program Pelatcab.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan nutrisi atlet menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kondisi fisik dan meningkatkan performa saat bertanding.
“Ahli gizi dan nutrisi harus ada. Atlet harus mendapatkan asupan yang sesuai dengan kebutuhan dan cabang olahraga masing-masing,” imbuh dia.
Selain itu, Asnan meminta NPCI melakukan test parameter terhadap atlet sebelum berlaga di PEPARDA VII Jawa Barat. Pengujian tersebut dinilai penting untuk mengetahui kondisi dan kesiapan fisik atlet secara objektif.
“Harus dilakukan test parameter sebelum berlaga di PEPARDA. Kita harus mengetahui sejauh mana kesiapan atlet, sehingga program latihan yang diberikan bisa lebih tepat,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina NPCI Kabupaten Bogor, Trian Turangga menyatakan dukungannya terhadap target juara umum yang telah dicanangkan.
Menurut Trian, target tersebut membutuhkan kerja sama seluruh elemen, mulai dari atlet, pelatih, pengurus hingga pembina. Kekompakan dan soliditas dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di PEPARDA VII Jawa Barat.
“Kita mendukung target juara umum. Untuk mencapai itu, semuanya harus solid dan kompak,” tegas Trian.
Ia meminta seluruh atlet dan jajaran NPCI Kabupaten Bogor menjaga semangat serta fokus selama menjalani Pelatcab. Menurutnya, target prestasi harus menjadi tanggung jawab bersama.
“Harus juara umum. Dengan juara umum berarti kita sayang sama Bupati kita,” ujar Trian.
Rapat koordinasi Pelatcab tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara NPCI, pemerintah daerah, pelatih, atlet, serta seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan menuju PEPARDA VII Jawa Barat 2026.
Dengan penerapan sport science, dukungan ahli gizi dan nutrisi, serta evaluasi kondisi fisik atlet melalui test parameter, NPCI Kabupaten Bogor optimistis mampu mempersiapkan kontingen secara maksimal untuk membawa nama baik Kabupaten Bogor di ajang olahraga paralimpiade tingkat Jawa Barat. (*)













