Juruketik.com – Dibalik perjuangan dan keberhasilan kontingen Kabupaten Bogor pada ajang Pekan Special Olympics Nasional (PeSONas) II 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, ada peran empat perempuan yang turut menjadi bagian penting dalam perjalanan para atlet istimewa meraih prestasi.
Mereka adalah Sindi Sanora, Satifa Azahra, Alyani Putri Nurhakim, dan Najwa Salsabila. Keempatnya merupakan Srikandi Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor yang dengan penuh dedikasi mendampingi, memberikan semangat, serta memastikan para atlet mendapatkan dukungan selama mengikuti kompetisi.
Bagi mereka, mendampingi atlet bukan sekadar menjalankan tugas. Ada kesabaran, kepedulian, kedisiplinan, serta dedikasi yang harus diberikan agar para atlet dapat menjalani setiap pertandingan dengan nyaman dan penuh percaya diri.
Baca Juga: Jawa Barat Juara Umum Pesonas 2026, Kabupaten Bogor Sumbang 28 Medali
Ketua Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor, Ahmad Azwari mengapresiasi peran yang ditunjukkan keempat perempuan tersebut.
Menurutnya, mereka memiliki dedikasi tinggi dan selalu memberikan pendampingan secara maksimal kepada para atlet.
“Mereka sangat totalitas, penuh dedikasi, dan disiplin setiap saat dalam mendampingi para atlet,” ujarnya.
Baca Juga: Atlet SOIna Kabupaten Bogor Mulya Utama Raih Emas Tenis Meja di Pesonas 2026
Dilanjutkan dia, keberhasilan kontingen Kabupaten Bogor di PeSONas 2026 tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet saat bertanding. Dukungan dari para pendamping juga menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka meraih prestasi.
Para atlet membutuhkan lebih dari sekadar arahan teknis. Mereka juga memerlukan perhatian, motivasi, serta lingkungan yang membuat mereka merasa aman dan dihargai. Di sinilah peran Srikandi SOIna menjadi berarti.
Kehadiran mereka menjadi pengingat bahwa setiap medali memiliki cerita panjang di baliknya. Ada perjuangan atlet yang berlatih dan bertanding, tetapi ada pula tangan-tangan yang setia mendampingi, memberikan semangat, dan memastikan mereka tidak merasa berjuang sendirian.
PeSONas 2026 pun menjadi panggung bagi para atlet istimewa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Namun, di balik perjuangan tersebut, dedikasi Sindi, Satifa, Alyani, dan Najwa turut menjadi bagian dari kisah yang layak mendapat apresiasi.
Sebab, kemenangan bukan hanya tentang siapa yang berdiri di podium. Kemenangan juga tentang mereka yang dengan tulus hadir, mendukung, dan membantu orang lain menemukan kesempatan untuk bersinar. (*)











