Juruketik.com – Didi Furqon Firdaus atau yang akrab disapa Difur bukanlah sosok asing dalam dunia usaha, politik ataupun olahraga di Kabupaten Bogor.
Kiprah Difur dalam beberapa organisasi di Bumi Tegar Beriman bukanlah ujug-ujug. Karena dia sudah ditempa oleh beberapa situasi rezim pemerintahan yang ada di Kabupaten Bogor.
Difur juga belum lama ini baru saja dilantik sebagai pengurus KONI Kabupaten Bogor 2026-2030 dan menempati posisi strategis sebagai Wakil Ketua I KONI Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Hadiri Peresmian SPPG Cijujung Milik Kadin Kabupaten Bogor, Kepala BGN: Mitra Kunci Suksesnya MBG
Belum genap satu minggu dilantik sebagai pengur KONI Kabupaten Bogor, nama Difur kembali mencuat kepermukaan dan digadang gadang sebagai calon kuat Ketua KADIN Kabupaten Bogor periode 2026-2031.
Dalam dunia usaha, Difur pernah menjabat sebagai kepala Humas Kabupaten Bogor era almarhum, Rudi Ferdian (Rudi Bule) dan, saat ini sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pertambangan Gas dan Energi.
Alumnus Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik (FISIP) Universitas Muhammdiyah Jakarta (UMJ) dan Saince Magister Administrasi Bisnis punya banyak konsep dan gagasan untuk membangun Kabupaten Bogor dalam berbagai bidang.
Baca Juga: Kadin Bogor: Tidak Semua Makan Bergizi Gratis Jelek
Didi furqon sebenarnya sosok profesional yang bergelut di dunia profesional. Selain itu, langkah langkah nya di dunia usaha bukan kaleng kaleng.
Dia sudah malang melintang di dunia usaha terutama BUMD, Difur tercatat sebagai sebagai pendiri CV.DIFF SAGALA BOGA salah satu perusahaan pengadaan barang dan jasa
Pria yang berdomisili di kawasan Rumpin (Bogor bagian Barat) dikenal sangat konses terhadap perekonomian khususnya di daerah.Pegiat dunia olah raga jika memimpin institusi manapun selalu mumpuni dan adem.
Menurutnya, usaha saat ini lagi lesu karna akibat dampak perang AS, Israel dan Iran, tapi secara makro perekonomian daerah tidak terganggu, buktinya daya beli masyarakat masih stabil.
Harapan kedepan, kata dia, jika terpilih menahkodai KADIN Kabupaten Bogor, ia akan mengikuti program kepala daerah, baik dibidang infrastruktur, perdangangan maupun yang lainnnya.
Tak hanya itu, tambah Difur, jika ada rekrutmen direksi BUMD dan Dewas BUMD ia akan prioritaskan orang yang sudah berpengalaman berorganisasi di KADIN.
“Tolak ukurnya ya memang KADIN, contoh Pak Rosan Kepala Danantara mantan pengurus KADIN, juga Pak Erick Thohir selaku Menpora dan Ketua Umum PSSI pusat juga mantan pengurus KADIN, jadi intinya memang harus orang profesional,” tegasnya.
Saat ini, Didi furqon tampak terlihat lebih Flamboyan, makin bijak dan juga semakin terpancar aura istiqomahnya.
Selain namanya masuk dalam bursa Ketua KADIN Kabupaten Bogor 2026-2030
mantan Ketua Senat FISIP UMJ 1994 dan Aktivis refornasi 98 juga masuk dalam bursa Dirut Pasar Tohaga. (*)









