Juruketik.com – Jawa Barat berhasil meraih gelar juara umum Pekan Special Olympics Nasional (PeSONas) 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor turut berkontribusi dalam pencapaian tersebut dengan menyumbangkan 29 medali bagi Jawa Barat.
Atlet SOIna Kabupaten Bogor tercatat meraih 13 medali emas, 7 medali perak, dan 8 medali perunggu.
Baca Juga: Atlet SOIna Kabupaten Bogor Mulya Utama Raih Emas Tenis Meja di Pesonas 2026
Prestasi ini menjadi bukti semangat juang dan potensi atlet disabilitas intelektual Kabupaten Bogor dalam bersaing di ajang olahraga tingkat nasional.
Ketua SOIna Kabupaten Bogor, Ahmad Azwari mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah tampil maksimal selama mengikuti pertandingan.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan, latihan, serta dukungan berbagai pihak yang terus memberikan kesempatan kepada atlet istimewa untuk berkembang dan berprestasi.
Baca Juga: Membanggakan! Atlet Bocce Kabupaten Bogor Bawa Pulang 6 Medali dari Pesonas 2026
Ia berharap pencapaian di Pesonas Kupang menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri dalam menghadapi berbagai kejuaraan mendatang.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi SOIna Kabupaten Bogor. Para atlet telah menunjukkan semangat dan kemampuan terbaiknya. Kami berharap capaian ini menjadi penyemangat untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Ahmad Azwary.
Sementara itu, Katim Peningkatan Prestasi Olahraga ( PPO) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asep Komarudin turut memberikan apresiasi atas keberhasilan atlet SOIna Kabupaten Bogor yang telah berkontribusi bagi kontingen Jawa Barat.
Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa atlet disabilitas intelektual memiliki potensi besar untuk bersaing dan meraih prestasi apabila mendapatkan pembinaan, pendampingan, serta kesempatan yang memadai.
Ia menilai keberhasilan meraih medali di ajang nasional bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bogor, tetapi juga menjadi bukti pentingnya pengembangan olahraga yang inklusif dan memberikan ruang bagi seluruh masyarakat untuk berprestasi.
“Prestasi ini patut diapresiasi. Para atlet SOIna Kabupaten Bogor telah menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi,” ungkapnya.
“Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk terus berkembang dan mengharumkan nama Kabupaten Bogor,” ujar Askom panggilan akrab Asep Komarudin.
Ia menegaskan, Keberhasilan SOIna Kabupaten Bogor di PeSONas Kupang menunjukan komitmen yang kuat pembinaan olahraga inklusif di Kabupaten Bogor.
“Dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah, organisasi olahraga, pelatih, pendamping, dan keluarga menjadi faktor penting agar para atlet istimewa dapat terus berkembang serta meraih prestasi di masa mendatang,” ujar Askom yang juga turut medampingi para atlet SOIna Kabupaten Bogor selama berlaga di PeSONas 2026. (*)











