Juruketik.com – Pengusaha jalan tol, Jusuf Hamka melirik peluang pembangunan jalan tol tambang di wilayah barat Kabupaten Bogor.
Ketertarikannya itu disampaikan usai bertemu Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di Cibinong, Rabu, 5 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, pria yang akrab disapa Babah Alun itu menyebut proyek tol tambang memiliki prospek bisnis yang menjanjikan, dan masuk dalam pertimbangannya.
Baca Juga: Kapan Jalan Khusus Tambang Bogor Dibangun? Pemkab Ungkap Progres Terbarunya
“Iya ada pembahasan soal jalan tambang juga, tapi kita harus hitung dulu kalau mau bikin tol tambang,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 6 Agustus 2026.
Babah Alun menilai pembangunan jalan di kawasan pertambangan itu penting dilakukan untuk kepentingan banyak orang.
Namun bagi seorang pebisnis sepertinya, maka harus ada perhitungan yang matang, untung dan rugi saat jalan tersebut dibangun.
Baca Juga: Tol Depok-Antasari-Salabenda Ditarget Beroperasi 2028, Akses ke Bogor Bakal Makin Cepat
“Kalau untungannya ga masuk pasti kita ga berani sentuh karena orang dagang harus untung dan kalau untung baru bisa bayar bank hingga bisa berbuat untuk kemaslahatan orang banyak,” ucapnya.
Namun Babah Alun meyakini proyek jalan tol tambang di Bogor memiliki prospek bisnis yang lebih baik dibandingkan proyek jalan tol yang pernah dibangunnya di wilayah Sumedang.
“Insya Allah Bogor lebih cuannya, kalau Sumedang kita masih belum cuan,” pungkasnya. (*)











