Juruketik.com – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan meminta para atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga (Cabor), serta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang telah menyebar hingga wilayah Kabupaten Bogor.
Arif mengimbau masyarakat, khususnya para atlet dan pelatih yang beraktivitas di luar ruangan, menggunakan masker dan kacamata sebagai langkah pencegahan untuk melindungi saluran pernapasan, mata, dan kulit dari paparan partikel abu vulkanik.
“Imbauan ini menjadi langkah untuk mengantisipasi serta mengurangi risiko paparan partikel abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan, khususnya pada saluran pernapasan,” ungkap Arif Rochmawan, Minggu (6/9/2026).
Baca Juga: Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Wali Kota Bogor Minta Warga Tak Abaikan 5 Hal Ini
Apalagi kata Kang Arif, Kementerian Kesehatan RI telah menyampaikan bahaya dampak dari partikel debu vulkanik tersebut terhadap kesehatan, yang utamanya pada tiga titik vital tubuh, yakni saluran pernapasan, mata, dan kulit.
“Sebagai Ketua KONI dan Anggota DPRD Kabupaten Bogor, saya menghimbau kepada seluruh atlet, pelatih, pengurus Cabor dan masyarakat untuk tidak panik dan segera melakukan langkah pencegahan mandiri,” ucapnya.
“Seperti mengenakan masker serta menggunakan kacamata pada saat hendak melakukan kegiatan diluar ruangan,” sambung dia.
Baca Juga: Warga Bogor Diminta Waspada, Abu Vulkanik Anak Krakatau Sudah Capai Jabodetabek
Langkah ini semua, ditambahkan Kang Arif, sebagai upaya pencegahan, untuk menghalangi partikel debu vulkanik yang bersifat tajam masuk ke sistem tubuh dan menyebabkan iritasi.
“Saya minta kepada para atlet, pelatih yang ingin keluar rumah menuju tempat latihan, sekolah atau main, pastikan harus memakai masker, dan kacamata jika memang menggunakan sepeda motor,” beber dia.
“Karena ini semua bagian dari upaya pencegahan terhadap bahayanya partikel debu vulkanik yang sebarannya sudah sampai ke Kabupaten Bogor,” tandas Kang Arif. (*)














