Juruketik.com – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengajak warga untuk tidak lagi diam jika menemukan praktik pungutan liar (pungli), khususnya di pasar-pasar tradisional.
JM menegaskan, ia meminta masyarakat berani merekam dan melaporkan langsung jika melihat adanya pungli. Menurutnya, selama ini banyak laporan masuk, tapi sering kali tanpa bukti yang jelas.
“Kalau memang ada, rekam saja. Apalagi kalau ada transaksi uang. Kirim ke nomor aduan yang sudah saya bagikan,” ujar JM kepada wartawan saat melakukan bebersih di uas Jalan Abdullah Bin Nuh, Yasmin Kecamatan Bogor Barat, Selasa 07 April 2026
Ia menegaskan, laporan dari warga akan langsung ditindaklanjuti. Bahkan, pihak Polresta Bogor Kota disebut siap turun tangan jika bukti sudah cukup kuat.
Jenal mengaku, langkah ini dilakukan karena prihatin dengan kondisi yang masih merugikan pedagang kecil. Ia juga menyinggung adanya dugaan oknum yang “memback up” praktik pungli, sehingga sulit diberantas.
“Kalau akarnya nggak diselesaikan, mau sampai kiamat kita bebersih jugaberkali-kali juga bakal balik lagi balik lagi,” tegasnya.
Karena itu, ia sengaja “memancing” keberanian warga dengan semacam sayembara terbuka. Siapa pun yang berani melaporkan, terutama dengan bukti video, akan sangat membantu pemerintah membongkar praktik tersebut akan mendatangkan hadiah Rp500 ribu.
Pemkot Bogor sendiri kini sudah menyiapkan berbagai saluran pengaduan, termasuk sistem berbasis siber, agar laporan masyarakat bisa cepat ditindak.
Lewat ajakan ini, Jenal berharap warga ikut jadi bagian dari solusi. “Jangan takut. Ini demi pasar yang lebih bersih dan adil buat semua,” pungkasnya. (3RY)
Hadeuh! Drainase Mampet hingga TPS Liar jadi Biang Kerok Banjir di Jalan KH Abdullah Bin Nuh Bogor
Juruketik.com - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor kembali menggelar aksi korve atau kerja bakti massal di sepanjang Jalan...









