Juruketik.com – Direktur Utama Perumda Trans Pakuan PTP Kota Bogor, Rachma Nissa Fadliya, memutuskan mundur dari jabatannya sebelum masa tugas berakhir. Pengunduran diri tersebut efektif berlaku sejak 13 April 2026.
Informasi tersebut disampaikan melalui keterangan resmi yang diterima media 30 April 2026.
Dalam pernyataannya, Rachma mengungkapkan bahwa masa kepemimpinannya di BUMD transportasi milik Pemerintah Kota Bogor itu menjadi pengalaman yang sangat berarti dalam perjalanan kariernya.
Baca Juga: Gantikan Biskita Transpakuan, Bis Trans Metro Pakuan Bakal Mengaspal di Kota Bogor Maret
Ia mengaku bersyukur atas kepercayaan yang telah diberikan selama menjabat sebagai pimpinan perusahaan daerah tersebut.
”Saya berterima kasih atas amanah yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bogor. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga,” ujarnya.
Selain itu, Rachma juga menyampaikan permohonan maaf kepada berbagai pihak apabila selama menjalankan tugasnya masih terdapat kekurangan.
Baca Juga: Angkot Direduksi, Biskita Transpakuan Dioptimalkan
Ke depan, ia berharap Perumda Trans Pakuan dapat terus berkembang dengan kepemimpinan baru yang mampu menghadirkan terobosan, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan serta mendukung penataan sistem transportasi publik di Kota Bogor.
“Saya berharap ke depan Trans Pakuan bisa dipimpin oleh figur yang mampu membawa perubahan positif dan memberikan kontribusi besar bagi kemajuan perusahaan,” katanya.
Rachma Nissa diketahui mulai menjabat sebagai Direktur Utama pada 2022 setelah dilantik oleh Wali Kota Bogor saat itu, Bima Arya. Masa jabatannya sejatinya berlangsung hingga 2027, namun ia memilih untuk mengundurkan diri lebih awal. (3RY)







