Juruketik.com – Indonesia resmi mengirim Timnas Football 7 (FA7) ke ajang World Championship 2026 di Honduras pada 27-31 Mei mendatang.
Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor pun menjadi saksi sejarah peluncuran perdana Timnas FA7 Indonesia sebelum tampil di kejuaraan dunia.
Peluncuran skuad Garuda FA7 tersebut digelar di ruang VIP Stadion Gelora Pakansari, Kamis (21/5/2026).
Momen ini sekaligus menandai langkah awal Indonesia menembus persaingan sepak bola tujuh orang di level internasional.
Presiden FA7 Indonesia, Raden Bambang Pramukantoro mengakui proses pembentukan tim berlangsung dalam waktu yang sangat singkat.
Meski demikian, ia optimistis skuad Garuda mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa nama Indonesia dikenal di dunia internasional.
“Persiapan memang singkat, tetapi kami percaya semua proses ini sudah berjalan dengan baik. Sekarang saatnya berjuang bersama demi Indonesia,” ujar Bambang.
Menurutnya, keikutsertaan Indonesia di World Championship bukan semata mengejar gelar juara, melainkan membuka jalan bagi perkembangan FA7 di Tanah Air.
“Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana FA7 bisa tumbuh dan dikenal lebih luas di Indonesia,” ujar dia.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, menyatakan bangga karena Gelora Pakansari dipilih sebagai lokasi seleksi hingga pusat latihan Timnas FA7 Indonesia.
Ia menilai momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan fasilitas olahraga kebanggaan Kabupaten Bogor ke mata dunia.
“Semoga Gelora Pakansari semakin dikenal secara internasional melalui ajang ini,” ungkap Asnan.
Sementara itu, pelatih Timnas FA7 Indonesia, Nelson Sanchez, menegaskan anak asuhnya akan tampil habis-habisan menghadapi persaingan ketat di Honduras.
Ia bahkan menargetkan tim mampu melaju hingga babak semifinal.
“Kami tahu lawan yang dihadapi tidak mudah, tetapi kami datang untuk berjuang dan memberikan yang terbaik,” tegas Nelson.
Timnas FA7 Indonesia sendiri diperkuat 14 pemain hasil seleksi nasional. Menariknya, tiga pemain di antaranya merupakan putra asli Kabupaten Bogor yang kini mendapat kesempatan membawa Merah Putih di panggung dunia. (*)







