Juruketik.com – Detik-detik kecelakaan beruntun di perlintasan kereta api Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, mulai terungkap dari kesaksian warga.
Insiden yang melibatkan sejumlah mobil dan sepeda motor itu diduga bermula ketika arus kendaraan melambat setelah terdengar suara peringatan kereta api yang akan melintas.
Akibat kejadian tersebut, beberapa kendaraan mengalami kerusakan dan sejumlah korban dilaporkan mengalami luka.
Baca Juga: Hasil Penyelidikan Polisi: Honda Brio Diduga Picu Tabrakan Beruntun 6 Kendaraan di Bogor
Salah seorang saksi mata, Endah mengaku tidak melihat langsung awal tabrakan. Namun, ia mendengar suara benturan yang sangat keras dari dalam rumah hingga membuat suaminya bergegas menuju lokasi kejadian.
“Saya dengernya cuma suaranya saja, keras banget. Suami saya lari duluan ke lokasi, terus balik lagi bilang tabrakannya parah. Saya habis bikin mie langsung nyusul ke sini,” ujar Endah.
Sesampainya di lokasi, Endah melihat sebuah Honda Brio berada di belakang angkutan kota (angkot) yang telah mengalami kerusakan.
Baca Juga: 6 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan KH Sholeh Iskandar Bogor, Begini Kronologinya
Di depan angkot tersebut terdapat dua mobil lain yang ikut terlibat dalam kecelakaan, sementara di sisi jalan terlihat dua sepeda motor yang juga terdampak.
“Saya lihat Brio di belakang angkot. Di depan angkot ada dua mobil lagi, terus ada dua motor juga,” katanya.
Dari informasi yang diperolehnya di lokasi, salah satu pengendara sepeda motor yang berboncengan sempat terjatuh akibat kecelakaan. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit dengan kondisi mengalami luka ringan.
Endah menuturkan, sebelum kecelakaan terjadi warga sudah mendengar suara peringatan kereta api yang akan melintas sehingga arus kendaraan mulai melambat.
Namun, berdasarkan cerita warga di lokasi, mobil Honda Brio diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi hingga akhirnya menabrak kendaraan di depannya.
“Tadi sudah kedengaran suara kereta mau lewat, jadi kendaraan kayaknya sudah mulai pelan. Tapi kata orang-orang, mobilnya memang agak kencang. Saya sendiri tidak melihat langsung awal kejadiannya,” tuturnya.
Ia juga menyebut pengemudi Honda Brio merupakan seorang perempuan muda yang diduga baru pulang bekerja. Setelah kecelakaan, perempuan tersebut terlihat syok dan hanya duduk di samping mobilnya.
“Dia kelihatan bingung dan syok. Saya sempat kasih minum karena kasihan. Dia baru menangis saat masuk ke ambulans,” ungkap Endah.
Hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan beruntun tersebut.
Sementara itu, proses evakuasi kendaraan sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar perlintasan kereta api Kebon Pedes mengalami kepadatan. (*)





























