Juruketik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana pergeseran tanah di Kecamatan Sukamakmur.
Namun, hingga kini pemerintah daerah masih mencari lahan yang akan digunakan sebagai lokasi relokasi warga.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, pembangunan Huntap bagi masyarakat terdampak bencana menjadi salah satu komitmen Pemkab Bogor yang terus dianggarkan setiap tahunnya.
Baca Juga: Bencana Bertubi-tubi di Bogor, Pemkab Kerahkan Tim Nonstop 24 Jam
“Huntap (hunian tetap) di tahun itu kita terus menganggarkan penambahan bangunan tersebut,” kata Rudy, Rabu 2 September 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto mengatakan, pihaknya masih mencari lahan yang akan digunakan untuk lokasi relokasi warga terdampak pergeseran tanah di Sukamakmur.
“Lokasi Sukamakmur, kita masih mencari lokasi untuk relokasinya, tempatnya, yang sampai saat ini kita belum mendapatkan lahannya,” katanya.
“Makanya sampai dengan nanti kita memperoleh lahan untuk relokasi, saat ini mereka masih kita kontrakan, kita sewakan, apa namanya, kita sewakan lah mereka untuk bisa buat tinggal,” sambung Eko.
Eko menyebutkan, awalnya terdapat sekitar 60 kepala keluarga (KK) yang direncanakan untuk direlokasi. Namun, saat ini jumlahnya berkurang karena sebagian warga masih dapat menempati rumahnya.
“Tadinya kan sekitar 60-an, terus kemudian kan sekarang kan mungkin sisa sekitar 40-an. Karena yang 20-an masih bisa ditempatin rumahnya, tetapi sebagian masyarakat itu tidak mau dipindahkan karena terlalu jauh,” tandasnya. (*)


















