Juruketik.com – PSB Kota Bogor mengancam tidak mengikuti kompetisi Liga 4 musim depan jika kabar tidak adanya promosi ke Liga 3 terbukti benar.
Sikap tersebut muncul setelah beredar informasi bahwa tidak ada klub yang terdegradasi dari Liga 3 ke Liga 4, sehingga peserta Liga 4 berpotensi tidak memiliki kesempatan promosi ke kasta kompetisi yang lebih tinggi.
Ketua PSB Kota Bogor, Nasrul Zahar mengatakan, pihaknya saat ini masih berupaya mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut kepada PSSI, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Menurut Nasrul, kepastian terkait sistem promosi dan degradasi menjadi hal penting bagi PSB sebelum memutuskan untuk mengikuti kompetisi musim depan.
Sebab, klub telah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk mempersiapkan dan mengikuti Liga 4.
“Informasi yang kami terima, tidak ada klub yang degradasi dari Liga 3 ke Liga 4. Otomatis kalau memang benar, tidak ada promosi dari Liga 4 ke Liga 3. Kami sedang berupaya mengonfirmasi hal tersebut kepada PSSI pusat maupun daerah,” ujar Nasrul Zahar, Senin (7/9/2026).
Ia menilai, apabila kabar tersebut benar, maka keikutsertaan klub di Liga 4 perlu dipertimbangkan kembali. Pasalnya, kompetisi seharusnya memberikan kesempatan bagi klub untuk berkembang dan naik ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi melalui prestasi.
“Kalau ternyata benar tahun depan tidak ada promosi, buat apa kami ikut? Kami sudah mengeluarkan banyak biaya untuk mengikuti kompetisi. Tentunya kami akan mempertimbangkan kembali keikutsertaan PSB Kota Bogor di Liga 4,” tegasnya.
Nasrul menambahkan, PSB Kota Bogor masih menunggu penjelasan resmi dari PSSI terkait format kompetisi Liga 4 dan mekanisme promosi menuju Liga 3 pada musim depan.
Keputusan final terkait keikutsertaan PSB Kota Bogor dalam Liga 4, kata dia, akan ditentukan setelah pihaknya mendapatkan kepastian dan informasi resmi mengenai regulasi kompetisi. (*)














