Juruketik.com – Persiapan Kota Bogor sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 memasuki tahap akhir.
Dari sejumlah venue yang disiapkan, sarana wall climbing menjadi satu-satunya fasilitas yang masih dikebut pembangunannya dan ditargetkan rampung sebelum November 2026.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S Rasmana mengatakan, secara umum persiapan pelaksanaan Porprov Jabar 2026 di Kota Bogor sudah hampir seluruhnya siap.
Baca Juga: Kota Bogor jadi Tuan Rumah Porprov Jabar 2026, Dedie Rachim Bidik 100 Medali Emas
Menurutnya, satu-satunya venue yang masih dalam proses pembangunan yakni sarana wall climbing.
“Porprov 2026 kita sudah pada tahap sudah siap semua, kecuali wall climbing, karena masih dibangun. Hanya itu saja satu,” kata Anas kepada wartawan, Senin 14 September 2026.
Selain persoalan venue, Anas mengakui masih terdapat kebutuhan anggaran yang harus dipenuhi. Hal itu menyusul adanya pengurangan dari anggaran yang sebelumnya diajukan.
Baca Juga: Kota Bogor Siap Sukseskan Porprov Jabar 2026, 28 Cabor Digelar di 7 Venue
“Mengenai anggaran, memang sepertinya kurang. Seperti yang kita ajukan, ada pengurangan. Tapi kita mencoba mencari sponsor,” ujarnya.
Upaya mencari dukungan pendanaan dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan Panitia Besar (PB) Porprov maupun tim kontingen Kota Bogor.
Anas menyebut pihaknya bersama KONI Kota Bogor telah melakukan komunikasi dengan sejumlah calon sponsor. Bahkan, sekitar 35 hingga 40 sponsor telah diundang dalam pertemuan di Balai Kota Bogor.
“Untuk panitia besar (PB) maupun untuk tim kontingen. Kita sudah mencari sponsor. Bahkan agar kita bisa memenuhi kebutuhannya, baik itu panitia maupun kontingen,” jelasnya.
Pertemuan dengan para calon sponsor tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Harian PB Porprov yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi.
Anas mengatakan, dari pertemuan tersebut para calon sponsor memberikan respons yang cukup positif. Namun, pihaknya masih akan menindaklanjuti bentuk dukungan yang akan diberikan.
“Kita kemarin sudah ada pertemuannya dengan kurang lebih 35-40 sponsor yang kita undang kembali ke Balai Kota. Dipimpin langsung oleh Ketua Harian yakni Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi,” ungkapnya.
“Saya, Dispora dan Ketua KONI menghimbau dan dari mereka ada respons yang sangat positif. Tinggal kita nanti kelanjutannya seperti apa,” sambung Anas.
Sementara terkait venue wall climbing, Anas memastikan pembangunan terus dikebut. Dispora menargetkan sarana tersebut dapat rampung sebelum 1 November 2026.
“Mengingat tinggal beberapa bulan lagi untuk sarana wall climbing, kita sedang pacu supaya bisa selesai sebelum tanggal 1 November. Venue yang lain sudah siap, tinggal dibayar,” pungkasnya. (3RY)













