Juruketik.com – Prestasi gemilang ditorehkan atlet binaan Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (PPOPM) Kabupaten Bogor pada ajang Jakarta Athletic League 2026.
Bersaing dengan 60 klub, PPLP dan PASI dari berbagai daerah di Indonesia, kontingen Kabupaten Bogor berhasil meraih 10 medali sekaligus menempati posisi juara umum III.
Raihan tersebut terdiri dari empat medali emas, tiga perak dan tiga perunggu. Hasil ini menjadi bukti positif pembinaan atlet pelajar Kabupaten Bogor yang terus menunjukkan perkembangan di tengah persaingan atlet dari berbagai daerah.
Baca Juga: Atlet Kabupaten Bogor Langsung Sabet 3 Medali di Hari Pertama Jakarta Athletics League 2026
Adapun, empat medali emas dipersembahkan oleh Muhamad Ayub pada nomor 1.500 meter putra, Shasya Agustien pada nomor 800 meter putri, Alwan Al Kahfi pada nomor 800 meter putra, serta Muhammad Hammam pada nomor lompat tinggi putra.
Sementara tiga medali perak diraih Muhammad Tofayail pada nomor 100 meter putra, Rafa Dimas pada nomor 2.000 meter putra dan Nayla Widyasari pada nomor 800 meter putri.
Sedangkan tiga medali perunggu disumbangkan Dafa Dwi pada nomor 1.500 meter putra, Fahri Akbar pada nomor 800 meter putra dan Amril Agromna Wilyky pada nomor lompat tinggi putri.
Kasubag TU UPT PPOPM Kabupaten Bogor, Hendrik Sulihadi mengaku bangga dengan perjuangan para atlet yang mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah, hasil yang diraih cukup membanggakan. Anak-anak sudah menunjukkan semangat dan mental bertanding yang baik,” kata Hendrik.
“Raihan 10 medali dan juara umum III dari 60 peserta menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan PPOPM terus menunjukkan hasil,” sambungnya.
Menurut Hendrik, hasil tersebut bukan menjadi alasan untuk berpuas diri. Para atlet diharapkan tetap fokus menjalani latihan dan melakukan evaluasi terhadap kekurangan yang masih ada.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas latihan. Targetnya bukan hanya berprestasi di satu kejuaraan, tetapi bagaimana atlet-atlet ini bisa terus berkembang dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” ujar dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP memberikan apresiasi atas pencapaian para atlet PPOPM.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi gambaran positif dari pembinaan olahraga pelajar yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Ini merupakan prestasi yang sangat positif dan patut diapresiasi. Anak-anak PPOPM sudah mampu menunjukkan bahwa Kabupaten Bogor memiliki potensi atlet muda yang bisa bersaing dengan daerah lain,” kata Asnan.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus menjaga disiplin dalam latihan.
“Jangan cepat puas. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk meraih hasil yang lebih tinggi,” ungkapnya.
“Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dispora akan terus mendorong pembinaan atlet agar semakin baik dan mampu membawa nama Kabupaten Bogor ke level nasional maupun internasional,” pungkas Asnan. (*)












