Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK

Lahan Pertanian di Bogor Disebut Menyusut, Jenal Mutaqin Minta Data LP2B Diverifikasi Ulang

5 Oktober 2026
in BERITA UTAMA, BOGOR
3 0
0
Lahan Pertanian di Bogor Disebut Menyusut, Jenal Mutaqin Minta Data LP2B Diverifikasi Ulang

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin saat memberikan keterangan ke pewarta.

Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kota Bogor disebut mengalami penyusutan berdasarkan hasil pendataan terbaru.

Data yang sebelumnya ditetapkan sekitar 58 hektare dalam regulasi, kini tercatat hanya sekitar 35 hingga 36 hektare.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin pun meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan verifikasi ulang untuk memastikan kondisi dan luas lahan LP2B yang sebenarnya.

Baca Juga: Bupati Bogor Dorong Lahan Bomang jadi Kawasan Pertanian Terintegrasi bagi Ekonomi Warga

Hal itu disampaikan Jenal saat menghadiri panen raya bersama Kelompok Tani Bangun Tani Hias di RT 02/RW 03, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (5/10/2026).

Jenal mengatakan, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda), luas LP2B di Kota Bogor ditetapkan sekitar 58 hektare. Namun, berdasarkan hasil verifikasi sementara, luas lahan yang saat ini terdata hanya sekitar 35 hingga 36 hektare.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut karena proses pendataan sebelumnya dilakukan dalam waktu yang relatif singkat.

Baca Juga: Salut! Pemuda Desa Babakan Bangun Pertanian dari Uang Patungan, Kini Didukung Penuh Pemerintah

“Informasi awal dari Dinas Pertanian menunjukkan adanya penurunan dari 58 hektare menjadi 35–36 hektare. Proses verifikasi sebelumnya terkesan terburu-buru, sehingga tidak fair dan kurang akurat,” kata Jenal.

Untuk memastikan kondisi sebenarnya, Pemkot Bogor akan memanggil Dinas Pertanian bersama aparat wilayah untuk melakukan pendataan ulang secara by name by address.

Pendataan tersebut nantinya mencakup pemilik lahan maupun petani yang menggarap lahan pertanian. Dengan begitu, pemerintah dapat mengetahui secara pasti kondisi dan keberadaan lahan pertanian yang masuk dalam kawasan LP2B.

Jenal menilai verifikasi tersebut penting agar penerapan aturan mengenai LP2B tetap sesuai dengan ketentuan sekaligus dapat menggambarkan kondisi lahan pertanian di lapangan.

Jenal menegaskan, keberadaan lahan pertanian di tengah kawasan perkotaan tidak hanya berkaitan dengan produksi pangan. Menurutnya, sawah juga memiliki fungsi ekologis, terutama sebagai area resapan air.

“Fungsi yang paling utama adalah resapan air. Bogor adalah daerah penyangga untuk Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya. Air hujan harus terserap dan berhenti di Kota Bogor, bukan malah mengalir menjadi air permukaan yang memicu banjir di daerah hilir,” ujarnya.

Karena itu, Pemkot Bogor tengah mengkaji sejumlah skema untuk mempertahankan keberadaan lahan pertanian, termasuk melalui land banking atau pembelian lahan pertanian dengan tetap mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.

Upaya tersebut dikaitkan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 serta Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 27 Tahun 2010.

Pemilik Lahan Disiapkan Insentif

Selain mempertahankan lahan pertanian, Pemkot Bogor juga menyiapkan sejumlah bentuk insentif bagi pemilik lahan maupun petani yang tetap mempertahankan aktivitas pertanian.

Salah satunya berupa keringanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Jenal menyebut pemilik lahan yang bersedia mempertahankan lahannya sebagai lahan pertanian dapat memperoleh pembebasan PBB hingga maksimal 75 persen.

Pemkot juga menyiapkan skema Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk memberikan perlindungan kepada petani dari risiko gagal panen akibat bencana alam maupun kondisi lain di luar kendali.

Jenal mengatakan premi AUTP yang disebut sekitar Rp36.000 per hektare akan diakomodasi oleh pemerintah.

Selain itu, terdapat usulan program asuransi jiwa bagi petani sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko yang dihadapi selama mengelola lahan pertanian.

“Dinas Pertanian sudah mengusulkan program asuransi ini untuk masuk dalam APBD. Saya akan cek dan pastikan penganggaran ini masuk sebelum diketok. Pemerintah harus hadir memfasilitasi dan mempermudah mereka yang mau menjaga ekosistem kota,” pungkasnya. (3RY)

Tags: Bogor TimurJenal MutaqinLahan PertanianLP2BPemkot BogorPertanian

BERITA LAINYA

Kenaikan Harga Pertamax Ancam Bebani APBD, Ketua DPRD Bogor Minta ASN Kurangi Aktivitas Penggunaan Kendaraan Dinas

Kenapa Anggaran Jalan Khusus Tambang Bogor Dipangkas Rp90 Miliar? Ketua DPRD Ungkap Alasannya

by admin juruketik
5 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Anggaran pembebasan lahan untuk jalan khusus tambang di Kabupaten Bogor dipangkas Rp90 miliar pada APBD 2026. Ketua DPRD...

Dandim Bogor Tegaskan Anggota TNI Dilarang Terlibat LGBTQ, Ada Apa?

Dandim Bogor Tegaskan Anggota TNI Dilarang Terlibat LGBTQ, Ada Apa?

by admin juruketik
5 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Rizal Dwijayanto menegaskan bahwa anggota TNI dilarang terlibat dalam...

Kecelakaan Maut di Cileungsi Bogor, 2 Orang Tewas dan 5 Luka-luka

Kecelakaan Maut di Cileungsi Bogor, 2 Orang Tewas dan 5 Luka-luka

by admin juruketik
5 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Narogong, Kampung Pasar Meong, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (5/10/2026)...

Pemkot Bogor Gelar Nobar Final FIFA Asean Cup 2026, Dedie Rachim Prediksi Indonesia Menang 3-1

Pemkot Bogor Gelar Nobar Final FIFA Asean Cup 2026, Dedie Rachim Prediksi Indonesia Menang 3-1

by admin juruketik
5 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar nonton bareng (nobar) final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand...

BERITA POPULER

  • Piutang Tembus Rp600 Miliar, Jurusita Pajak Bapenda Kota Bogor Segera Dilantik, Bakal Turun hingga Lakukan Penyitaan

    Piutang Tembus Rp600 Miliar, Jurusita Pajak Bapenda Kota Bogor Segera Dilantik, Bakal Turun hingga Lakukan Penyitaan

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • Rekomendasi 10 Tempat Wisata di Bogor Cocok Buat Liburan Bareng Anak, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk

    133 shares
    Share 91 Tweet 57
  • Liga Desa 2026 di Citeureup jadi Jalan Talenta Muda Bogor Menuju Sepak Bola Profesional

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Unik! Sapi Berkaki Enam Juara Kontes APPSI Piala Presiden 2026 di Bogor

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Pemkab Bogor Bangun Mini Gapura di Pintu Masuk Gang, Nantinya Hadir di 40 Kecamatan

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

Rekomendasi

Prediksi Kang Atep Terbukti, Bogor Hornbills Sabet Gelar Juara IBL GoPay 2026

Prediksi Kang Atep Terbukti, Bogor Hornbills Sabet Gelar Juara IBL GoPay 2026

29 Juni 2026
Bupati Cup 2025 Resmi Dibuka, Rudy Susmanto: Ajang Pembinaan dan Mencari Bibit Atlet, Target Kabupaten Bogor Juara Umum di Popda 2025

Bupati Cup 2025 Resmi Dibuka, Rudy Susmanto: Ajang Pembinaan dan Mencari Bibit Atlet, Target Kabupaten Bogor Juara Umum di Popda 2025

25 Agustus 2025
Rumah Warga di Cibungbulang Bogor Kebakaran, Penyebabnya Masih Diselidiki

Rumah Warga di Cibungbulang Bogor Kebakaran, Penyebabnya Masih Diselidiki

25 Agustus 2026
Evaluasi Pelaksanaan Pemerintah Kota Bogor, DPRD Kota Bogor Keluarkan Rekomendasi LKPJ 2024

Evaluasi Pelaksanaan Pemerintah Kota Bogor, DPRD Kota Bogor Keluarkan Rekomendasi LKPJ 2024

16 Mei 2025
Perkembangan Revitalisasi Pasar Jambu Dua Kota Bogor Mendekati Penyelesaian

Progres Sudah 90 Persen, Pasar Jambu Dua Segera Beroperasi

21 Mei 2024 - Updated on 31 Mei 2024
Dokter Rayendra-Eka Maulana Resmikan MCK ‘Terbengkalai’ 5 Tahun di Cipaku Bogor

Dokter Rayendra-Eka Maulana Resmikan MCK ‘Terbengkalai’ 5 Tahun di Cipaku Bogor

13 Oktober 2024
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist