Juruketik.com – Rencana penyelenggaraan konser musik Temurasa Fest di kawasan Stadion Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, menuai sorotan setelah diduga bermasalah.
Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengaku belum menerima pengajuan izin kegiatan tersebut, sementara sejumlah warga mengaku tertipu setelah membeli tiket konser yang dipromosikan melalui media sosial.
Dari flyer yang diposting di media sosial, rencananya kegiatan tersebut digelar pada Sabtu 19 Desember mendatang. Adapun, musisi papan atas yang akan dihadirkan mulai dari Sheila On 7, Dongker, The Adams, Perunggu, hingga Bernadya.
Baca Juga: Pria di Bogor Diamankan Polisi Diduga Terlibat Penipuan Modus Bisnis Pakaian dan Aksesoris
“Sampai hari ini tidak ada yang mengajukan izin rekomendasi pelaksanaan event tersebut,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kabupaten Bogor, Ria Marlisa kepada wartawan, Senin (2/11).
Dalam waktu dekat, kata Ria, Pemkab Bogor akan membuat flyer bantahan di media sosial mengenai kegiatan konser musik yang diduga dijadikan bahan penipuan.
“Kami akan buat flyer dari informasi lebih lanjutnya nanti untuk masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Pengunjung Kabogorfest 2026 Tembus 15 Ribu Orang, Konser Musik hingga Kuliner jadi Favorit
Sementara itu, Kapolres Bogor, AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengaku akan menyelidiki terkait laporan masyarakat tersebut.
“Kita ga bisa perkiraan-perkiraan saja, tapi harus sesuai fakta. Maka, kita akan cek secara detil seperti apanya yang terjadi,” tuturnya.
Sejumlah Warga Ngaku Kena Tipu
Sejumlah warga mengaku tertipu dengan postingan akun Instagram @temurasafestival tersebut.
Dalam postingan itu, akun tersebut mencantumkan link pembelian tiket di bio Instagram dari mulai Rp185 ribu hingga Rp285 ribu bagi masyarakat yang mau membeli.
Hasilnya, sebagian masyarakat mengaku tertipu usai membeli tiket dengan cara transfer ke nomor rekening yang tertera di link tersebut.
“Duh saya udah kena tipu Rp800 ribuan,” tulis akun @tellmeput8 di kolom komentar pada postingan akun Instagram @infokonser.
“Dia tutup komen biar kita ga bisa komen kalau konsernya palsu,” kata akun @fahendrafdll. (Kha)












