Juruketik.com – Pembangunan Bendungan Cibeet dan Bendungan Cijurey di Kabupaten Bogor ditargetkan rampung pada akhir 2027, lebih cepat dari target sebelumnya pada 2028.
Percepatan dua Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut diharapkan segera memberikan manfaat besar bagi masyarakat, mulai dari memperkuat ketahanan air, mendukung ketahanan pangan, hingga mengurangi risiko banjir di Kabupaten Bogor dan wilayah sekitarnya.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengungkapkam, bahwa pihaknya telah menerima informasi progres pembangunan bendungan langsung dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum di Pendopo Bupati beberapa hari lalu.
Baca Juga: Jaro Ade Sebut Penutupan Tambang Ganggu Pembangunan Tol dan Bendungan di Kabupaten Bogor
Di mana, dalam pertemuan itu, proyek strategis nasional yang semula ditargetkan pada 2028, didorong untuk dilakukan percepatan agar rampung pada akhir 2027 sesuai arahan Menteri Pekerjaan Umum.
“Alhamdulillah, progres pembangunan kedua bendungan ini berjalan dengan baik. Kami terus berkoordinasi dengan BBWS Citarum agar proses pembangunan dapat dipercepat sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat,” ujar Rudy, Minggu 19 Juli 2026.
Menurut Rudy, keberadaan Bendungan Cibeet dan Bendungan Cijurey akan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan air, mendukung ketahanan pangan melalui penyediaan air irigasi, mengurangi risiko banjir, menyediakan energi ramah lingkungan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor dan wilayah sekitarnya.
Baca Juga: Pemkab Bogor Usulkan Pembangunan Stasiun Kereta Api Jasinga, Ini Dampaknya bagi Warga Bogor Barat
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BBWS Citarum beserta seluruh pihak yang terus berkomitmen mengawal pembangunan kedua bendungan tersebut.
Rudy pun mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan agar proses pembangunan berjalan lancar sesuai rencana.
“Semoga ikhtiar ini dimudahkan Allah SWT, sehingga Bendungan Cibeet dan Bendungan Cijurey dapat segera selesai dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, khususnya bagi Kabupaten Bogor dan daerah sekitarnya,” tutup Rudy. (Kha)
















