Juruketik.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Sugiono meninjau langsung kondisi sekolah penerima bantuan revitalisasi dan digitalisasi pendidikan di Kabupaten Bogor, Rabu (7/10/2026).
Dalam kunjungannya, Sugiono menyebut kondisi SDN Cirimekar 02 dan SMAN 2 Cibinong yang menjadi penerima program tersebut sudah baik. Namun, ia mengakui program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan hingga kini belum menyentuh seluruh kebutuhan sekolah.
Sugiono menjelaskan, dua sekolah tersebut sebelumnya telah tercatat sebagai penerima bantuan program revitalisasi dan digitalisasi fasilitas pendidikan di Tahun 2025.
Baca Juga: Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Ajak Masyarakat Tingkatkan Mutu Pendidikan
“Dua sekolah yakni SDN Cirimekar 02 dan SMAN 2 Cibinong ini paketnya (pekerjaannya) kurang lebih sama, yakni perbaikan ruang kelas dan toilet,” katanya kepada wartawan.
“Jadi saya melihat yang sudah jadi, yang sudah selesai, dan sejauh ini saya kira semuanya sudah sesuai dengan rencana dan ketentuan,” sambung dia.
Sugiono mengakui masih belum meratanya kondisi sekolah di Indonesia termasuk Kabupaten Bogor. Sehingga, program pendidikan ini akan terus dikembangkan.
Baca Juga: Sastra Winara: Pendidikan di Kabupaten Bogor Harus Dibenahi, Ini Targetnya
“Memang belum menyentuh semua yang dibutuhkan oleh masing-masing sekolah, kita tahu ini merupakan upaya besar yang dilakukan oleh pemerintah dan semuanya perlu proses, semuanya perlu waktu. Tapi saya kira ini sudah di inventarisir yang mana-mana yang harus diperbaiki,” tutur Sugiono.
Karenanya, berharap dengan kehadiran pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dapat meningkatkan antusiasme siswa untuk memaksimalkan proses belajar mengajar.
“Harapannya semuanya mendapatkan program ini dengan rata, termasuk program digitalisasinya. Apalagi sekarang generasi yang banyak menggunakan gadget, jadi pemanfaatan papan interaktif digital itu merupakan sesuatu yang sangat bersahabat,” tandas Sugiono. (Kha)










