Juruketik.com – Tembok Penahan Tanah (TPT) di trase baru Jalan Saleh Danasasmita atau Jalan Baru Batutulis Kota Bogor, menjadi sasaran aksi vandalisme.
Padahal, tembok yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) itu belum lama selesai dikerjakan, namun kini sudah dipenuhi coretan tangan jahil.
Kondisi tersebut menjadi sorotan setelah sebuah video yang memperlihatkan coretan pada tembok beredar di media sosial.
Baca Juga: Vandalisme di Kantor Balai Kota Bogor Dinilai Rusak Cagar Budaya, TACB Polisikan Massa Demo
Aksi tersebut menuai keprihatinan warga lantaran fasilitas umum yang baru dibangun justru tidak dijaga dan dirawat sebagaimana mestinya.
Salah seorang warga sekitar, Hidayat Anwar (48) mengaku geram sekaligus menyayangkan tindakan tersebut. Menurutnya, pembangunan jalan baru seharusnya dijaga dan dirawat bersama, bukan justru dirusak atau dikotori.
”Belegug! Padahal sudah dibangun jalan, harusnya jalan tersebut dijaga dan dirawat, bukan malah dirusak, dikotori,” kata Hidayat, Rabu 4 November 2026.
Baca Juga: Polisi Periksa 5 Saksi Terkait Kasus Vandalisme di Balai Kota Bogor
Ia menilai, aksi vandalisme tersebut menunjukkan kurangnya kepedulian terhadap fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah.
Padahal, keberadaan jalan baru itu diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di kawasan Batutulis.
Hidayat juga meminta aparatur wilayah setempat meningkatkan pengawasan di sekitar lokasi, terutama pada malam hari. Menurutnya, patroli rutin diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Ia berharap, pemerintah dan aparatur wilayah dapat segera mengambil langkah pencegahan agar fasilitas umum tersebut tetap terjaga kebersihan dan kondisinya.
”Kalau malam memang banyak yang nongkrong. Kita enggak tahu yang nongkrong itu orang mana. Saya harap sih pemerintah melakukan pengawasan setiap hari,” harapnya. (3RY)











