Juruketik.com – Keseruan terlihat di Lapangan Sepak Bola GOM Bogor Utara, Kelurahan Cimahpar, saat para ketua RT dan RW hingga pengurus kelurahan turun langsung ke lapangan dalam gelaran Camat Cup antar kelurahan Kecamatan Bogor Utara 2026, Rabu (26/8/2026).
Kompetisi ini diikuti delapan tim yang mewakili seluruh kelurahan di Kecamatan Bogor Utara. Uniknya, para pemain bukan pesepak bola profesional, melainkan para ketua RT, RW, LPM, Karang Taruna hingga ketua koperasi kelurahan yang turut menunjukkan kemampuan mereka mengolah si kulit bundar.
Pembukaan Camat Cup Bogor Utara 2026 dilakukan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bogor Utara.
Baca Juga: DPRD Kota Bogor Tahan Imbang Pemkot Bogor 2-2, Menang Adu Penalti di Wali Kota Cup Mini Soccer
Jenal mengapresiasi tingginya antusiasme perangkat dan pengurus kelurahan dalam mengikuti pertandingan. Bahkan, sejumlah lurah dan pejabat kelurahan turut turun langsung ke lapangan.
Menurutnya, pertandingan tersebut membuktikan bahwa semangat olahraga tetap tinggi meski para pemain mayoritas sudah tidak muda lagi.
“Jajaran perangkat kelurahan memang usianya tidak lagi muda, tapi dari pertandingan yang saya ikuti secara seksama dan full sampai selesai, cukup menarik. Terlihat ada beberapa bakat juga yang harus kami angkat,” kata Jenal.
Baca Juga: 20 Tim Ramaikan Forkopimcam Cup Bogor Selatan, Ada Cerita Menarik di Balik Hadiahnya
Ia bahkan berencana membawa konsep serupa ke tingkat yang lebih luas. Jenal menggagas kompetisi sepak bola yang mempertemukan 68 kelurahan se-Kota Bogor.
“Pokoknya sepak bola antar 68 kelurahan. Saya cukup apresiasi dan warga tadi terhibur, karena melihat pertandingan yang agresif tapi tetap menghibur,” ujarnya.
Untuk merealisasikan gagasan tersebut, Jenal menyebut pihaknya akan berupaya menggandeng para donatur agar kompetisi antarkelurahan tingkat Kota Bogor dapat terlaksana.
Sementara itu, Camat Bogor Utara, Riki Robiansyah menjelaskan, Camat Cup 2026 diikuti delapan tim yang dibagi ke dalam dua grup. Pertandingan digelar selama tiga pekan setiap Rabu sore mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai.
Babak semifinal hingga final dijadwalkan berlangsung pada 9 September 2026.
“Para pemainnya ketua RT, RW, LPM, Ketua Koperasi dan Ketua Karang Taruna yang ada di wilayah kelurahan masing-masing. Alhamdulillah antusiasnya sangat luar biasa, sangat semangat mereka mengikuti pertandingan ini,” tutur Riki, didampingi Sekcam Bogor Utara Darmawan.
Riki menambahkan, juara kompetisi akan memperoleh piala bergilir, uang pembinaan serta seekor domba Garut. Sementara itu, Jenal Mutaqin turut menambah hadiah berupa satu ekor domba untuk tim yang keluar sebagai juara kedua.
Camat Cup Bogor Utara bukan kali pertama digelar. Kompetisi serupa pernah dilaksanakan pada 2023, sebelum vakum pada 2024 dan 2025.
Menurut Riki, selama masa jeda tersebut, sejumlah pengurus RT dan RW justru kerap menanyakan kapan pertandingan antar kelurahan kembali digelar.
“Pengurus 8 kelurahan saling silaturahmi, agar saling kenal, bisa saling berdiskusi. Semakin sinergis dengan pengurus kelurahan yang ada di Bogor Utara,” pungkasnya. (3RY)













