Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK

Perumda PPJ Kota Bogor Sediakan Drop Box di Pasar, Bisa Jadi Cuan Buat Masyarakat

20 Februari 2023
in BERITA TERKINI, BERITA UTAMA, BOGOR
104 1
0
Perumda PPJ Kota Bogor Sediakan Drop Box di Pasar, Bisa Jadi Cuan Buat Masyarakat
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor terus berinovasi, selain terus melakukan penataan pasar juga dalam mengurangi sampah plastik. Kali ini perusahaan plat merah itu menyediakan drop box yang bisa menyulap sampah jadi cuan.

Manager K3 Perumda PPJ Kota Bogor Dedi Suharto mengatakan, fungsi drop box tersebut, hanya untuk penyimpanan sampah plastik bekas botol air kemasan.

Tetapi, dalam membuang sampah plastik agar menjadi nilai rupiah itu tidak asal buang lalu dapat uang, tetapi prosesnya masyarakat harus download dl aplikasi Mountrash.

Sebagai gambaran lanjut dia, kalau untuk botol air mineral kemasan 600 mililiter kurang lebih Rp40 – 50 rupiah untuk satu botol, dan untuk jenis lain nilainya bervariasi.

Jadi setelah memiliki aplikasi itu, masyarakat yang ingin membuang sampah, akan memilih menu, disitu tinggal pilih jenis sampah plastik apa yang di buang, setelah itu baru masukan sampah ke dalam drop box.

“Setiap kita memasukan satu botol , itu nilai rupiah itu akan langsung masuk ke dalam saldo aplikasi. Jadi disini kita lebih mengetahui secara ril, apa yang kita buang dan berapa nilai rupiah yang kita dapat,” terangnya.

Diakui Dedi, sejauh ini pihaknya baru memiliki satu unit drop box dan sementara ditempatkan di Pasar Gunung Batu, tetapi kedepan akan dipindah ke pasar-pasar yang memiliki potensi sampah lebih banyak sehingga menghasilkan sampah lebih maksimal.

“Kemari dipasang di Pasar Gunung Batu, tapi kami berencana akan di pindahkan ke Blok F Pasar Kebon Kembang,” katanya.

Sebab kata dia, untuk menempatkan drop box ini harus dipelajari juga, sejauh ini telah ditempatka di satu pasar dalam kurun waktu tertentu dan sejauh mana pendapatan sampahnya.

“Kemarin di tempatkan di Pasar Gunung Batu sudah 3-4 bulan, trus kita evaluasi, kemudian kita akan ambil data dari pasar yang lain,” ungkapnya.

Jadi, drop box ini akan bergulir, setelah beberapa waktu juga akan kembali di geser ke pasar lain. Agar mengetahui seberapa besar pendapatan dari pasar-pasar tertentu.

“Iya, sementara kita masih mempelajari tentang sirkulasi pembuahan sampahnya, trus penarikannya dan kami akan memproses satu dulu dan ditempatkan secara bergilir di pindah pindah dari pasar ka pasar,” tuturnya.

Digulirkannya drop box tersebut kata Dedi, tujuannya untuk mengetahui berapa banyak sampah yang dihasilkan, sehingga nanti akan ketahuan berapa drop box yang di perlukan.

“Kaya kemarin kami pasang di Pasar Gunung Batu, kondisinya belum banyak, mungkin karena disitu para pedagang bukan unsur yang menghasilkan sampah botol-botol plastik kemasan, mungkin mereka minumnya dengan media yang lain, sehingga sirulasinya kurang banyak,” tambahnya.

Dia juga mengatakan, untuk mengoptimalkan fungsi drop box tersebut, masih perlu sosialisasi kepada masyarakat luas, dan harapanya, jika di pasang di Blok H ini akan menghasilkan sampah lebih banyak, karena disitu selain pedagang juga ada perkantoran.

“Ya, di blok f ini kan selain pedagang dan pengunjungnya lebih banyak, juga ada kantor. Saat rapat ada bekas air minum berbeda dengan pasar tradisional yang hanya jualan sayuran,” tandasnya.

Dia berharap, program drop box tersebut bisa membantu masyarakat merubah kebiasaan dalam membuang sampah, setidaknya jika membuang sampah botol plastik ke dalam drop box ini ada nilai rupiah yang di dapatkan.(Red/*)

Tags: Aplikasi MountrashDrop BoxPerumda Pasar Pakuan Jaya

BERITA LAINYA

Banggar DPRD Kota Bogor Soroti BPJS PBI dalam Perubahan APBD 2026, Peserta yang Terputus Akan Diverifikasi

Banggar DPRD Kota Bogor Soroti BPJS PBI dalam Perubahan APBD 2026, Peserta yang Terputus Akan Diverifikasi

by admin juruketik
19 September 2026
0

Juruketik.com - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bogor menyoroti kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam pembahasan Rancangan Peraturan...

Viral! ASN Pemkot Bogor Hilang di Jembatan Cipaku Dikabarkan Ada di Sukabumi, Dedie Rachim: Kita Tunggu Polisi

Viral! ASN Pemkot Bogor Hilang di Jembatan Cipaku Dikabarkan Ada di Sukabumi, Dedie Rachim: Kita Tunggu Polisi

by admin juruketik
18 September 2026
0

Juruketik.com - Kabar mengenai keberadaan Bayu Zulkarnaen, aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang dilaporkan hilang di kawasan...

Warga Bojong Koneng Ancam Polisikan Sentul City, Protes Pekarangannya Dimasuki Alat Berat hingga Digarap

Warga Bojong Koneng Ancam Polisikan Sentul City, Protes Pekarangannya Dimasuki Alat Berat hingga Digarap

by admin juruketik
18 September 2026
0

Juruketik.com - Warga pemilik lahan di Blok 025 Kampung Cikeas, RT 02/RW 10, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten...

Parkir Kota Bogor Masih Semrawut, DPRD dan Pemkot Siapkan Regulasi dan Sistem Digital

Parkir Kota Bogor Masih Semrawut, DPRD dan Pemkot Siapkan Regulasi dan Sistem Digital

by admin juruketik
18 September 2026
0

Juruketik.com - Kondisi parkir yang masih semrawut di sejumlah ruas jalan menjadi sorotan DPRD Kota Bogor. Penataan sistem perparkiran melalui...

Next Post
Pemkot Bogor Belajar Sistem Ducting ke Semarang

Pemkot Bogor Belajar Sistem Ducting ke Semarang

Bima Arya : Bermedia Sosial Harus Beradab dan Berilmu

Bima Arya : Bermedia Sosial Harus Beradab dan Berilmu

Tingkatkan Akses Jalan, Pemkot dan PT Olympic Bangun Persada Lakukan Kerja Sama

Tingkatkan Akses Jalan, Pemkot dan PT Olympic Bangun Persada Lakukan Kerja Sama

Pasar Merdeka Bogor Bakal Direvitalisasi

Pasar Merdeka Bogor Bakal Direvitalisasi

10 Tahun Tak Terima Bantuan, Kondisi SDN Panaragan Kidul Memprihatinkan

10 Tahun Tak Terima Bantuan, Kondisi SDN Panaragan Kidul Memprihatinkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Liga Desa 2026 di Citeureup jadi Jalan Talenta Muda Bogor Menuju Sepak Bola Profesional

    Liga Desa 2026 di Citeureup jadi Jalan Talenta Muda Bogor Menuju Sepak Bola Profesional

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • 62 Titik WiFi Gratis di Kota Bogor, Ini Daftar Lokasi yang Bisa Diakses Masyarakat

    11 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Modifikasi Cuaca Belum Berhasil, Pemkab Bogor Bareng Warga Gelar Salat Istisqa Mohon Hujan

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Profil Denny Achmad, Kajari Kabupaten Bogor yang Dipromosikan jadi Asintel Kejati DKI Jakarta

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Rekomendasi 10 Tempat Wisata di Bogor Cocok Buat Liburan Bareng Anak, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk

    133 shares
    Share 82 Tweet 51

Kadispora Kabupaten Bogor

Ketua NPCI Kabupaten Bogor

Rekomendasi

Dedie Rachim: Pemkot Bogor Tak Keberatan RSUD Kota Bogor Diambil Alih Pemprov Jabar, Wacana Bangun RSUD Baru

Dedie Rachim: Pemkot Bogor Tak Keberatan RSUD Kota Bogor Diambil Alih Pemprov Jabar, Wacana Bangun RSUD Baru

11 September 2025
Jangan Anggap Sepele! Dosen IPB University Ungkap Risiko Jangka Panjang Makan Mie Campur Nasi

Jangan Anggap Sepele! Dosen IPB University Ungkap Risiko Jangka Panjang Makan Mie Campur Nasi

11 Agustus 2025
Ciptakan Kondisi Aman, 591 Polisi RW Disebar di Kota Bogor

Ciptakan Kondisi Aman, 591 Polisi RW Disebar di Kota Bogor

9 April 2023
Ramadhan Berbagi Kasih, Perguruan MK Al Mukarramah Santuni Yatim dan Dhuafa

Ramadhan Berbagi Kasih, Perguruan MK Al Mukarramah Santuni Yatim dan Dhuafa

17 Maret 2026
TPPAS Nambo Belum Juga Beroperasi, Ini Penyebabnya

TPPAS Nambo Belum Juga Beroperasi, Ini Penyebabnya

14 Juli 2022
Kisah Panjang Jembatan Paledang-Pasir Jaya Bogor, Sempat Gagal 4 Tahun Kini Mulai Dibangun

Kisah Panjang Jembatan Paledang-Pasir Jaya Bogor, Sempat Gagal 4 Tahun Kini Mulai Dibangun

2 Juli 2026
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist