Juruketik.com – Polres Bogor mengungkap peristiwa penyiraman air keras yang menimpa dua pelajar di Parungpanjang, Kabupaten Bogor terjadi saat kedua korban hendak pulang ke rumahnya.
Kepala Satuan Reserse PPA & PPO Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri menjelaskan, sebelum kejadian, kedua korban berinisial RM (16) dan MDH (16) tersebut sempat berkumpul bersama teman-temannya pada malam itu, Senin 20 April 2026.
Namun saat hendak pulang, sambungnya, kedua korban tiba-tiba disiram air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Jalan Kampung Somang, Desa Parungpanjang sekitar pukul 20.00 WIB.
Baca Juga: Ngeri! Dua Pelajar di Parungpanjang Bogor jadi Korban Penyiraman Air Keras OTK
“Jadi dari keterangan pelapor selaku kakak kandung salah satu korban, kedua anak ini (korban) pulang sekolah, sempat nongkrong, lalu saat hendak pulang melewati jalan tersebut tiba-tiba disiram,” jelas Silfi kepada wartawan, Rabu 22 April 2026.
Akibat kejadian tersebut, kedua pelajar mengalami luka serius, terutama di bagian wajah.
Silfi menyebut, bahwa kedua korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sehingga pemeriksaan oleh pihak kepolisian belum dilakukan.
Baca Juga: Polres Bogor Dalami Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan di Lingkungan Pemkab Bogor
“Korban masih dalam proses pemulihan jadi belum bisa diperiksa,” tuturnya.
Pihak kepolisian pun hingga saat ini masih terus melakukan pendalaman. Termasuk upaya pengungkapan motif di balik peristiwa tersebut.
“Anggota masih di lapangan, masih melakukan penyelidikan,” pungkas Silfi. (*)







