Juruketik.com – Pelaksanaan program Car Free Day (CFD) Tegar Beriman yang dilaksanakan Pamerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, menjadi roda penggerak ekonomi baru.
Tak main-main, omzet para pedagang kaki lima (PKL) yang dilibatkan dalam program CFD mendekati Rp100 juta atau lebih tepatnya Rp90,7 juta.
Omzet yang tercatat pada 19 April 2026 itu mengalami peningkatan signifikan dari sebelumnya.
Baca Juga: Sukasari Jantung Urban Bogor Timur, Simpan Potensi Ekonomi dan UMKM Besar
“Perputaran uang dari aktivitas PKL mencapai puncaknya pada 19 April 2026 dengan omzet sebesar Rp90,7 juta. Meningkat tajam dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di kisaran Rp 66,5 juta,” ungkap Bupati Bogor, Rudy Susmanto dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).
Dari peningkatan itu, lanjut Rudy, omzet PKL pada masing-masing pedagang juga meningkat, sekitar Rp697 ribu per pedagang.
Rudy menyebut, CFD Tegar Beriman bisa menjadi magnet ekonomi. Dimana jumlah pedagang yang berjualan pun meningkat. Hal ini menjadi salah satu dampak baik meningkatnya omzet.
Baca Juga: Kadin Kabupaten Bogor Gelar Gebyar UMKM, Wadah Menjaga Roda Ekonomi Masyarakat
“Peningkatan omzet didorong oleh meningkatnya jumlah pedagang, dari 130 orang di awal bulan menjadi 149 pedagang pada pekan ketiga. Sektor kuliner masih mendominasi lebih dari 90 persen aktivitas perdagangan, dengan kategori makanan ringan dan minuman menjadi penyumbang terbesar,” tandasnya. (*)









