Juruketik.com – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin memberikan catatan rencana pengembangan wilayah sebagai langkah awal menuju pemekaran atau pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Bogor Timur yang dilaksanakan Pemkab Bogor.
Junsam, begitu pria ini akrab disapa, menilai bahwa pemerintah harus mampu memilah langkah yang akan diambil. Mengingat, hampir seluruh wilayah di timur Kabupaten Bogor memiliki potensi. Yang paling terlihat adalah pertanian dan industri.
Berubahnya lokasi calon ibu kota baru dari Jonggol ke Sukamakmur, kata Junsam, merupakan langkah besar. Tidak hanya persoalan administrasi, namun juga pergeseran pengembangan potensi.
Ia menegaskan bahwa penempatan lahan pertanian maupun kawasan industri harus benar-benar selaras dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang diatur oleh Pemerintah Kabupaten Bogor maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
”Untuk lahan pertanian dan industri ini, semuanya harus dipetakan kembali agar sesuai dengan fungsi tata ruang yang sudah ditentukan,” tegasnya kepada wartawan.
Junsam mendukung penuh langkah pemerintah dalam menyiapkan wilayah timur menuju pembentukan DOB. Termasuk juga keputusan perubahan lokasi dari Jonggol ke Sukamakmur.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Bogor Dorong Percepatan Perbaikan Stadion Pakansari Jelang Piala AFF 2026
”Kalau untuk perubahan dari Jonggol ke Sukaresmi (Sukamakmur) ini kan hanya masalah administrasi ya, dan sedang diproses oleh teman-teman presidium,” kata Junsam.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu pun berharap seluruh proses rencana pemekaran wilayah ini dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan yang berarti.
”Mudah-mudahan tidak ada kendala. Walaupun di bawah ada aspirasi warga yang mengeluhkan letak lokasinya agak jauh, khususnya untuk warga di wilayah Gunung Putri,” ungkapnya.
Sekedar informasi, untuk pengembangan Sukamakmur sebagai wilayah calon ibu kota saat DOB terbentuk, Pemkab Bogor telah menerima menerima penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) berupa lahan seluas 63 hektare dari PT Bukit Jonggol Asri (BJA)
“Lahan tersebut akan menjadi salah satu aset strategis dalam pengembangan infrastruktur yang mendukung pusat ekonomi sekaligus meningkatkan nilai skoring pembentukan CDOB (Calon Daerah Otonomi Baru),” kata Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika belum lama ini. (Kha)







