Juruketik.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor menargetkan raihan 100 medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Untuk mewujudkan target tersebut, KONI Kota Bogor terus mematangkan persiapan dengan meningkatkan intensitas latihan hingga mengirim para atlet mengikuti program try out dan berbagai kejuaraan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna mengatakan, bahwa persiapan khusus yang dilakukan saat ini difokuskan pada peningkatan kualitas latihan dan pengalaman bertanding para atlet.
Baca Juga: Kota Bogor Serius Kejar 100 Emas di Porprov Jabar 2026, Atlet Digembleng Total
“Persiapan khusus itu artinya meningkatkan intensitas latihan. Dari sisi kontingen, KONI Kota Bogor sudah mempersiapkan atlet dan pelatih untuk bertanding di Porprov 2026,” ujarnya, Rabu 17 Juni 2026.
Menurutnya, seluruh atlet saat ini menjalani latihan rutin selama tujuh hari dalam sepekan. Selain itu, KONI juga secara aktif mengirim atlet ke berbagai kejuaraan dan event sesuai cabang olahraga masing-masing sebagai bagian dari program training try out.
“Kami mengirim kontingen untuk mengikuti berbagai single event, bahkan ada yang sampai ke luar negeri. Tujuannya agar atlet lebih siap menghadapi Porprov 2026, baik dari sisi teknik, mental maupun pengalaman bertanding,” jelasnya.
Baca Juga: Bonus Rp100 Juta Menanti! Atlet Kota Bogor Ditantang Borong Emas di Porprov Jabar 2026
Dedy menyebutkan, berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan secara berkala sejak tahun 2025, kesiapan atlet Kota Bogor saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.
“Baik fisik maupun mental atlet sudah cukup baik. Kami melakukan pemantauan setiap tiga bulan, termasuk perkembangan latihan, kebutuhan peralatan, hingga pemberian insentif yang sudah berjalan sejak tahun 2025,” katanya.
Sebagai tuan rumah Porprov 2026, Kota Bogor juga dinilai semakin siap dari sisi penyelenggaraan. Dedy mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan Pemerintah Kota Bogor dan DPRD Kota Bogor terhadap suksesnya ajang olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.
“Alhamdulillah pemerintah kota dan DPRD sangat mendukung. Dukungan itu berupa anggaran, sarana dan prasarana venue yang saat ini sudah clear untuk digunakan pada Porprov 2026,” ungkapnya.
Sejumlah fasilitas olahraga di Kota Bogor akan dimaksimalkan sebagai venue pertandingan, termasuk GOR Pajajaran dan berbagai gedung olahraga lainnya. Selain itu, sejumlah ballroom hotel juga akan dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan beberapa cabang olahraga sekaligus meningkatkan tingkat hunian hotel dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami juga sudah merasakan tingginya partisipasi masyarakat dalam menyambut Porprov 2026, termasuk dukungan dari berbagai pihak untuk memeriahkan ajang ini,” tambahnya.
Pada Porprov 2026, Kota Bogor akan memberangkatkan kontingen yang terdiri dari 54 cabang olahraga dengan total 754 atlet dan pelatih.
Untuk mendukung pencapaian prestasi, KONI Kota Bogor mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk kebutuhan kontingen. Sementara itu, anggaran Panitia Besar (PB) Porprov mencapai Rp18,3 miliar dan anggaran pembinaan cabang olahraga sebesar Rp9,7 miliar.
“Kota Bogor konsisten memberikan perhatian kepada atlet melalui insentif yang diberikan sejak awal tahun dan masih berjalan sampai sekarang,” ujar Dedy.
Terkait komposisi atlet, Dedy menjelaskan bahwa kekuatan Kota Bogor merupakan perpaduan antara atlet baru dan atlet yang telah tampil pada Porprov sebelumnya. Namun, atlet-atlet berpengalaman masih mendominasi karena sebagian besar masih berada dalam usia produktif.
“Hampir berimbang antara atlet baru dan alumni Porprov sebelumnya. Banyak atlet lama yang masih produktif, usianya di bawah 20 hingga 25 tahun, sehingga kembali memperkuat Kota Bogor,” katanya.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, KONI Kota Bogor optimistis mampu mencapai target 100 medali pada Porprov Jawa Barat 2026.
“Target kami 100 medali dan Insya Allah bisa tercapai. Harapan terbesar tentu menjadi juara. Selain itu, kami juga ingin atlet-atlet Kota Bogor bisa melanjutkan karier ke level yang lebih tinggi seperti PON, SEA Games hingga Asian Games,” tegas Dedy.
Ia menambahkan, program training try out hingga ke luar negeri yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari upaya mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Alhamdulillah atlet-atlet Kota Bogor yang mengikuti event internasional banyak yang meraih prestasi dan membawa pulang medali emas. Ini menjadi modal besar bagi kami menghadapi Porprov 2026,” pungkasnya. (3RY)




























