Juruketik.com – Nama SSB Prahara dan PS Prahara menjadi bagian dari perjalanan panjang sepakbola di Kabupaten Bogor, khususnya wilayah barat.
Berada di Kecamatan Ciampea, kedua wadah sepakbola ini konsisten menjadi tempat pembinaan dan pengembangan talenta muda sejak puluhan tahun lalu.
PS Prahara lebih dulu berdiri pada tahun 1989, sebelum kemudian lahir SSB Prahara pada 1991.
Baca Juga: Tampil Memukau di BJL KU15! Prahara FC Bidik Tiket Suratin Jawa Barat
Dengan perjalanan lebih dari tiga dekade, SSB dan PS Prahara terus menjaga eksistensinya sebagai salah satu pusat pembinaan sepakbola usia dini di Kabupaten Bogor.
Memasuki usia ke-35 tahun, SSB Prahara baru saja merayakan perjalanan panjangnya pada 27 Juni 2026. Sementara PS Prahara hingga kini terus berjalan di bawah kepemimpinan Dearia Upaya sebagai Ketua PS Prahara.
“Alhamdulilah saat ini SSB Prahara sudah menginjak usia ke 35 tahun. Usia tersebut bukan usia yang singkat bagi SSB Prahara,” ujar Pembina SSB dan PS Prahara, Yudi Agus Soleh, Minggu (28/6/2026).
Kalau PS Prahara, kata Yudi, berdirinya 8 tahun lebih awal atau sebelum ada lSSB Prahara.
Dilanjutkannya, menginjak usia yang sudah 35 tahun, SSB Prahara sudah banyak prestasi hebat yang telah diraih dari ajang yang aktif diikuti berbagai event Liga di Jabodetabek.
“Kebersamaan dan kekeluargaan yang kami tanamkan selama ini telah menjadi kunci sukses dari SSB dan PS Prahara,” tegas Yudi Agus Soleh yang akrab dipanggil Bang YAS.
Sementara itu, Kepala Sekolah SSB Prahara, H. Saepuloh Maulana mengatakan, saat ini jumlah siswa di SSB Prahara ada 300 siswa.
Selain itu, SSB Prahara juga ada 9 KU ( Kelompok Usia) dan ditangani oleh 15 pelatih.
“Kami saat ini tetap fokus pada pembinaan semua KU yang ada dengan ikut berbagai event Kompetisi atau Liga,” papar Saepuloh Maulana yang juga mantan bintang Persikabo dan Semen Padang ini. (*)




























