Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK

Klaim Pendapatan Turun 50 Persen, Sopir Angkot di Bogor Minta 8 Bus Stop Biskita di Jalur Ciawi Ditutup

29 Juni 2026
in BERITA TERKINI, BERITA UTAMA, BOGOR
5 0
0
Klaim Pendapatan Turun 50 Persen, Sopir Angkot di Bogor Minta 8 Bus Stop Biskita di Jalur Ciawi Ditutup

Sejumlah sopir angkot mendatangi Kantor Dishub Kota Bogor.

Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Sejumlah sopir dan pemilik angkutan kota (angkot) trayek 21 Ciawi-Baranangsiang mengklaim pendapatan mereka turun hingga 50 persen sejak beroperasinya bus stop Biskita Transpakuan Kota Bogor di jalur Ciawi, Tajur, dan Sukasari.

Dialog antara para sopir dan pemilik angkot bersama jajaran Dishub Kota Bogor.

Mereka pun mendatangi Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor untuk meminta delapan bus stop Biskita di jalur tersebut ditutup sementara pada Senin, 29 Juni 2026.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin mengatakan, kedatangan para sopir dan pemilik angkot tersebut merupakan kali kedua.

Baca Juga: Demo Sopir Angkot di Kota Bogor Berujung Laporan Polisi, Petugas Dishub Kena Bogem

Mereka kembali menyuarakan tuntutan agar 8 bus stop Biskita yang mulai dioperasikan sejak April 2026 dinonaktifkan.

“Intinya tuntutan mereka masih sama, yaitu meminta penonaktifan delapan bus stop di jalur Ciawi, Tajur, dan Sukasari karena dinilai berdampak terhadap penurunan pendapatan para sopir dan pemilik angkot,” ujar Dody.

Menurutnya, para pengemudi mengaku mengalami penurunan pendapatan hingga sekitar 50 persen sejak bus stop tersebut beroperasi.

Baca Juga: Jenal Mutaqin Ngaku Kecewa Sopir Angkot Gelar Demo hingga Ricuh di Balai Kota Bogor, Sebut Pemkot Sudah Berikan Solusi

Mereka menilai banyak calon penumpang yang kini beralih menggunakan layanan bus sehingga pendapatan angkot menurun drastis.

Selain itu, para sopir juga menyampaikan kondisi ekonomi yang semakin sulit akibat minimnya lapangan pekerjaan.

Mereka berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dapat mengambil kebijakan dengan menonaktifkan seluruh bus stop atau setidaknya empat titik agar angkot tetap memperoleh penumpang.

Namun, setelah dilakukan dialog, Dishub hanya menyetujui penonaktifan sementara dua titik bus stop.

“Hasil negosiasi dengan para pemilik dan sopir, kami hanya bisa menjamin dua titik yang dinonaktifkan sementara. Pertimbangannya karena tingkat keterisian penumpang bus pada koridor tersebut sudah sangat tinggi,” jelas Dody.

Ia menambahkan, para sopir juga meminta agar bus tidak lagi menaikkan penumpang ketika kondisi kendaraan sudah penuh meskipun berada di bus stop. Dengan demikian, sebagian calon penumpang diharapkan tetap menggunakan angkutan kota.

Dalam kesempatan itu, Dishub juga mengingatkan mengenai ketentuan usia operasional angkot sesuai Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 dan Peraturan Wali Kota Nomor 6 Tahun 2026.

Berdasarkan data Dishub, terdapat 131 unit angkot trayek 21 yang masih terdaftar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 119 unit telah berusia lebih dari 20 tahun sehingga harus segera diremajakan.

“Kami masih memberikan kesempatan selama enam bulan kepada pemilik dan badan hukum angkot untuk melakukan reduksi dan peremajaan kendaraan,” katanya.

Dishub juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat terkait angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) yang melintasi jalur Ciawi hingga Sukasari karena memiliki irisan trayek dengan angkot 21.

Menurut Dody, terdapat tiga trayek AKDP yang menjadi perhatian, yakni Cibedug, Cisarua, dan Cicurug. Pihaknya rutin melakukan penertiban karena sekitar 80 persen armada yang beroperasi diketahui belum memperpanjang izin trayek maupun melakukan uji kelayakan kendaraan.

Meski sempat berlangsung alot, pertemuan antara Dishub dengan para pemilik dan sopir angkot akhirnya menghasilkan kesepakatan.

“Alhamdulillah sudah ada kesepakatan. Dua titik bus stop akan kami nonaktifkan sementara untuk menjaga kondusivitas di lapangan sekaligus mengakomodasi aspirasi para pengemudi,” tutur Dody.

Selain itu, Dishub Kota Bogor juga telah mendata para pengemudi angkot trayek 21 agar dapat diikutsertakan dalam program padat karya melalui koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Bogor sebagai salah satu upaya membantu meningkatkan kesejahteraan para sopir.

“kita juga sudah melakukan pendataan kepada para pengemudi trayek 21 untuk diikutkan dalam kerja padat karya sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Pak Wakil Wali Kota,” pungkasnya. (3RY)

Tags: AngkotBiskita TranspakuanBus StopDishub Kota Bogor

BERITA LAINYA

Terancam Digusur, Belasan Pedagang Tanaman Hias di Jalan Semeru Datangi Gedung DPRD Kota Bogor

Terancam Digusur, Belasan Pedagang Tanaman Hias di Jalan Semeru Datangi Gedung DPRD Kota Bogor

by admin juruketik
14 Agustus 2026
0

Juruketik.com - Nasib 15 pedagang tanaman hias di Jalan DR Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor kini berada di ujung...

Ke Puncak Bogor Bisa Naik Bus Listrik, Pemkab Siapkan Rute Wisata dari Cibinong

Ke Puncak Bogor Bisa Naik Bus Listrik, Pemkab Siapkan Rute Wisata dari Cibinong

by admin juruketik
14 Agustus 2026
0

Juruketik.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah menyiapkan konsep transportasi publik berbasis listrik yang akan melayani sejumlah rute wisata, termasuk...

Terungkap! Sungai Cileungsi Menghitam dan Bau, Hasil Uji Lab Ungkap Lebih dari 10 Perusahaan Diduga jadi Penyebab

Terungkap! Sungai Cileungsi Menghitam dan Bau, Hasil Uji Lab Ungkap Lebih dari 10 Perusahaan Diduga jadi Penyebab

by admin juruketik
14 Agustus 2026
0

Juruketik.com - Kondisi Sungai Cileungsi-Gunungputri di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, yang menghitam dan mengeluarkan bau tak sedap mulai...

Terungkap Penyebab Wasit Dipukuli Suporter di Pordes Bogor, Bermula dari Adu Penalti

Insiden Wasit Dipukuli Suporter di Pordes Bogor Berujung Damai, Polisi Bantah Ada Korban Meninggal

by admin juruketik
13 Agustus 2026
0

Juruketik.com - Insiden kericuhan yang melibatkan wasit dalam pertandingan sepakbola Pekan Olahraga Desa (Pordes) di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten...

Next Post
Pasar Jambu Dua Bogor Banjir Peminat, Dedie Rachim Minta Tarif Kios Jangan Cepat Naik

Pasar Jambu Dua Bogor Banjir Peminat, Dedie Rachim Minta Tarif Kios Jangan Cepat Naik

Biaya Rp6 Juta jadi Kendala, Ribuan UMKM di Bogor Belum Kantongi Sertifikat Halal

Biaya Rp6 Juta jadi Kendala, Ribuan UMKM di Bogor Belum Kantongi Sertifikat Halal

20 Atlet Terjun Payung Kabupaten Bogor Siap Tempur, Bidik Emas di Porprov Jabar 2026

20 Atlet Terjun Payung Kabupaten Bogor Siap Tempur, Bidik Emas di Porprov Jabar 2026

Bukan Sekadar Jalan, Kawasan Bomang Bogor Bakal Disulap jadi Pusat Pertanian Terintegrasi

Bukan Sekadar Jalan, Kawasan Bomang Bogor Bakal Disulap jadi Pusat Pertanian Terintegrasi

KONI Kabupaten Bogor Gandeng Universitas Pakuan, Atlet Muda Kini Punya Peluang Kuliah Jalur Olahraga

KONI Kabupaten Bogor Gandeng Universitas Pakuan, Atlet Muda Kini Punya Peluang Kuliah Jalur Olahraga

BERITA POPULER

  • 4 Pelajar SMA Swasta di Kota Bogor Diduga jadi Korban Perundungan Kakak Kelas, Dipaksa jadi Anggota Geng

    4 Pelajar SMA Swasta di Kota Bogor Diduga jadi Korban Perundungan Kakak Kelas, Dipaksa jadi Anggota Geng

    225 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Dibalik Kebakaran SPBU Cilendek, Pemkot Bogor Kelimpungan Cari Solar untuk Biskita hingga Truk Sampah

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • PPLI Bogor jadi Benchmark Pengelolaan Limbah B3, Ini Pesan Menteri LH

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Ke Puncak Bogor Bisa Naik Bus Listrik, Pemkab Siapkan Rute Wisata dari Cibinong

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • 20 Tim Ramaikan Forkopimcam Cup Bogor Selatan, Ada Cerita Menarik di Balik Hadiahnya

    7 shares
    Share 3 Tweet 2

Rekomendasi

Semrawut! Dedie Rachim Potong Kabel Internet di Sepanjang Jalan Sudirman Bogor

Semrawut! Dedie Rachim Potong Kabel Internet di Sepanjang Jalan Sudirman Bogor

30 Maret 2026
Mengenang Iswara Natanegara, Wali Kota Bogor Periode 1999-2024

Mengenang Iswara Natanegara, Wali Kota Bogor Periode 1999-2024

8 Juli 2025
Akhir 2023, Kemacetan Pusat Kota Ditargetkan Berkurang

Akhir 2023, Kemacetan Pusat Kota Ditargetkan Berkurang

11 Desember 2023
Wow! Sapi Terpapar PMK di Sumsel Sembuh Setelah Diberi Ini

Wow! Sapi Terpapar PMK di Sumsel Sembuh Setelah Diberi Ini

21 Juni 2022 - Updated on 10 April 2026
Dedie Rachim Larang Angkot Usia 20 Tahun Mengaspal di Kota Bogor

Disperumkim Kota Bogor Bakal Naik Status jadi Tipe A, Berikut Tujuannya

8 April 2026
Diduga Hilang Kendali, Pemotor Tabrak Xpander di Jalan Raya Puncak Bogor

Diduga Hilang Kendali, Pemotor Tabrak Xpander di Jalan Raya Puncak Bogor

15 Mei 2026
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist