Juruketik.com – Operasi pencarian Bayu Zulkarnaen, aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang diduga hilang setelah terjatuh dari jembatan penghubung Cipaku-Pamoyanan ke Sungai Cisadane, memasuki hari terakhir pada Rabu (19/8/2026). Hingga hari ketujuh pencarian, Bayu masih belum ditemukan.
Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Cisadane menggunakan metode ESAR. Sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban kembali disisir petugas.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan, pencarian masih terus dilakukan meski belum ditemukan tanda-tanda keberadaan Bayu.
Baca Juga: Misteri ASN Bogor Hilang di Jembatan Cipaku-Pamoyanan, Motor dan Barang Miliknya Ditemukan
”Masih pencarian, ESAR (penyisiran) itu. Belum ditemukan, belum ada tanda-tanda (keberadaan korban). Teman-teman SAR hari ini masih melakukan upaya, masih proses pencarian,” ujar Dimas saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).
Bayu yang berusia 36 tahun sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dan terseret arus Sungai Cisadane pada Kamis (13/8/2026) malam.
Bayu diketahui merupakan pegawai Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bogor dan berdomisili di wilayah Pamoyanan.
Baca Juga: Hilang 3 Hari di Hutan Lindung Puncak Bogor, Pria 63 Tahun Ditemukan Selamat dalam Kondisi Linglung
Petunjuk awal dalam peristiwa tersebut berasal dari sepeda motor milik Bayu yang ditemukan berada di atas jembatan penghubung Cipaku-Pamoyanan. Saat ditemukan, kendaraan tersebut masih dalam kondisi mesin menyala.
Temuan itu kemudian menjadi dasar bagi tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian di sekitar aliran Sungai Cisadane.
Selama operasi berlangsung, petugas telah melakukan penyisiran di sejumlah titik sungai dengan berbagai metode pencarian. Namun, sampai memasuki hari terakhir operasi, korban belum juga ditemukan.
BPBD Kota Bogor memastikan pencarian masih dilanjutkan pada Rabu. Tim SAR gabungan terus berupaya menemukan Bayu dengan menyisir area yang dianggap memiliki kemungkinan menjadi lokasi korban.
Hingga berita ini diterbitkan, operasi pencarian masih berlangsung dan belum terdapat informasi terkait penemuan Bayu. (3RY)















