Juruketik.com – Muhammad Saepudin resmi memimpin Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Kabupaten Bogor setelah ditetapkan sebagai Ketua melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Hendarsah.
Usai dipercaya memimpin Bapopsi Kabupaten Bogor, Saepudin langsung menyiapkan sejumlah program untuk menggali potensi atlet pelajar di Kabupaten Bogor.
Salah satu fokus utamanya yakni memperbanyak event olahraga pelajar sebagai ajang pencarian bibit atlet potensial.
Baca Juga: 106 Atlet Pelajar Kabupaten Bogor Siap Tempur di Popwilda Jabar 2026, Bidik Juara Umum
Menurut Saepudin, Bapopsi memiliki peran strategis dalam menemukan sekaligus mengembangkan potensi pelajar di 40 kecamatan, khususnya pada berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ajang Popda maupun Popnas.
“Bapopsi Kabupaten Bogor akan memanfaatkan bonus demografi Kabupaten Bogor yang tentunya banyak potensi atlet di 40 Kecamatan yang belum tergali secara optimal,” ujar M Saepudin, Selasa (1/9/2026).
Ia menegaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah mengumpulkan koordinator Cabor yang ada di Bapopsi Kabupaten Bogor.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Bogor Minta POPKAB Hidup Lagi, Cari Bibit Atlet Sejak SD-SMP
“Bapopsi kedepan akan lebih banyak menggelar event event olahraga pelajar yang cabornya memang masuk dalam pertandingan Popda atau Popnas,” papar Aep.
Karena, kata Aep, tanpa ada pertandingan atau kompetisi maka tidak akan terdeteksi potensi atlet pelajar disemua kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor.
Aep menegaskan, Bapopsi juga akan mengoptimalkan peran pemandu bakat dari semua cabor yang ada di Bapopsi Kabupaten Bogor.
“Bapopsi juga akan meningkatkan sinergitas dengan cabor cabor di KONI ataupun yang ada di PPOPM,” ungkap dia.
Tak hanya itu, sambung Aep, Bapopsi juga akan bersinergi dengan SOD NPCI Kabupaten Bogor yang juga membina atlet atlet istimewa.
“Selain ada Popda dan Popnas. Untuk ranah pelajar juga ada Peparpeda dan Peparpenas. Hal inilah yang akan menjadi fokus Bapopsi dalam menggali potensi atlet pelajar di Kabupaten Bogor,” pungkas Aep. (*)















