Juruketik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana mengubah konsep Pasar Laladon di Kecamatan Ciomas menjadi Pasar Ikan dan Hewan.
Penataan pasar yang berada satu kawasan dengan Terminal Laladon itu ditargetkan mulai dilaksanakan pada 2027 mendatang.
Rencana perubahan konsep tersebut muncul menyusul kondisi Pasar Laladon yang dinilai sepi pengunjung. Pemkab Bogor kini tengah mematangkan konsep penataan agar pasar tersebut kembali memiliki aktivitas ekonomi.
Baca Juga: Pasar Cisarua Puncak Bakal Ditata, Pemkab Bogor Siapkan JPO hingga Tugu Konferensi Asia Afrika
“Lokasi pasarnya sepi, apakah nanti kita ubah konsep dari pasar bahan pokok menjadi pasar ikan dan hewan itu masih kita pikirkan,” kata Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Saat ini, lanjut Rudy, Pemkab Bogor tengah mematangkan rencana tersebut. Namun ia menegaskan penataan Pasar Laladon direncanakan dilaksanakan pada 2027.
Rudy menjelaskan, langkah itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kembali sektor perikanan di Kabupaten Bogor yang sempat menurun pasca dilanda Covid-19.
Baca Juga: Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua Bogor Resmi Dibuka, 184 Tenant Siap Sambut Pecinta Kuliner
“Sebelum Covid itu Kabupaten Bogor salah satu pengekspor ikan hias terbesar di Asia, tapi saat memasuki pandemi Covid membuat beberapa pelaku perikanan skala kecil kesulitan untuk bangkit kembali,” ucap dia.
“Maka, ini momentum untuk kita menghidupkan kembali para pelaku dunia perikanan yang ada di Kabupaten Bogor,” sambungnya.
Bahkan, Rudy pun nantinya berencana akan menempatkan beberapa personel Dinas Perhubungan (Dishub) di area Terminal Laladon untuk mengatur lalu lintas agar lebih rapi.
“Nanti pun ada posko untuk petugas di dalam terminalnya,” pungkasnya. (Kha)










