Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK

Banyak Aduan Kasus Kecurangan PPDB, Atang Minta Sistem Zonasi Dirombak

6 Juli 2023
in BERITA TERKINI, BOGOR, NASIONAL
190 0
0
Banyak Aduan Kasus Kecurangan PPDB, Atang Minta Sistem Zonasi Dirombak
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Banyaknya aduan dan terkuaknya kecurangan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Bogor, membuat Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto angkat suara. Menurut Atang, Pemerintah Kota Bogor harus menindaklanjuti dengan tegas dan serius terkait adanya temuan ini.

Langkah Wali Kota Bogor untuk membuka pusat aduan, dianggap oleh Atang sudah tepat. Namun, hal tersebut harus dilanjutkan dengan penelusuran kasus titip KK, agar ada output yang jelas agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.

“Pemerintah harus tegas dan serius. Penertiban dan penelusuran titip KK ini sebenarnya mudah diselesaikan, tracking datanya bisa dengan mudah dijalankan, jika memang ada keinginan serius Pemerintah untuk menyelamatkan sistem pendidikan di masa depan,” ujar Atang, Kamis (6/7)

 

Doktor dari IPB University ini juga menilai, banyaknya masalah di tingkat SMA dan sederajat menunjukkan kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, sehingga Atang menilai kewenangan pelaksanaan tugas selayaknya dikembalikan ke tingkat Kota atau Kabupaten.

“Secara jumlah SDM dan berbagai perangkat yang dimiliki, Propinsi terlalu jauh rentang kendalinya. Sudah selayaknya SMA sederajat dikembalikan kewenangannya ke Kota dan Kabupaten. Agar lebih teekoordinasi, terevaluasi, dan tertangani”, jelasnya.

Atang menilai bahwa PPDB yang menggunakan sistem zonasi dalam beberapa tahun terakhir perlu dirombak. Hal ini dikarenakan dalam 3 tahun terakhir kasus PPDB semakin meningkat.

 

“Sistem zonasi perlu dirombak. Saya kira apa yang terjadi dalam beberapa tahun ke belakang bisa dijadikan evaluasi menyeluruh. Zonasi bisa dibuat hanya untuk porsi pelengkap, tapi sistem utamanya harus dibuat yang baru”, jelasnya.

Lebih lanjut, Politisi PKS ini menilai minimnya jumlah sekolah SMA Negeri di Kota Bogor menjadi salah satu penyebab adanya kecurangan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Jika dilihat perbandingan antara jumlah SD, SMP dan SMA Negeri di Kota Bogor, Atang melihat tidak berbanding lurus antara kebutuhan dengan ketersediaan.

“Sehingga kami kembali akan mendorong agar Pemkot Bogor segera membangun unit sekolah baru di Kota Bogor agar masyarakat tidak perlu berebutan bersekolah di sekolah negeri. Langkah berikutnya adalah program penguatan sekolah swasta yang berkualitas dan biayanya terjangkau oleh masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri mangaku akan melakukan investigasi dan evaluasi atas kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor, panitia PPDB dan unsur lainnya yang terlibat dalam proses PPDB.

“Kami akan melakukan investigasi untuk mencari kebenaran dari kasus ini, karena sudah banyak sekali aduan yang masuk ke kami. Nanti dari hasil investigasi dan pendalaman maka kami akan memberikan catatan evaluasi serta rekomendasi untuk Pemerintah Kota Bogor,” ujar pria yang akrab disapa ASB.

Kasus serupa diungkapkan oleh ASB pernah juga terjadi pada 2019 silam dengan modus operandi manipulasi tempat tinggal atau KK seperti yang saat ini tengah viral. Sehingga, ia pun menilai seharusnya peraturan yang mengatur PPDB ini bisa diperbaiki guna meminimalisir celah kecurangan yang ada.

“Misalkan, khusus untuk anak-anak yang masih bersekolah dilarang pindah tempat tinggal atau numpang KK di Kota/ Kabupaten yang sama. Sehingga, target diterbitkannya peraturan zonasi menjadi tepat sasaran. Memang tidak ada peraturan yang sempurna, tapi seharusnya peraturan itu bisa meminimalisir celah manipulasi yang bisa dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawab,” tegas ASB.

Namun, berdasarkan pandangan awal ASB, ia menilai Disdukcapil perlu menjelaskan proses pelayanan mutasi administari kependudukan (Adminduk). Sebab, saat ini juga ada dugaan pemalsuan tanda tangan dari kepala dinas yang saat ini tengah menjabat, sedangkan SK yang dikeluarkan tahun 2021.

“Pemerintah Kota Bogor harus melakukan penyajian data rinci yang dikeluarkan oleh Disdukcapil terkait hal ini. Penyajian data rinci ini, sangat perlu dilakukan untuk memetakan periodisasi waktu mutasi penduduk usia sekolah dari SMP yang mau ke SMA. Dari situ kita bisa lihat, ada tidaknya NIK yang terkonsentrasi di nomor KK tertentu dan kewajaran alamat yang digunakan,” pungkasnya.(Red)

Tags: Atang TrisnantoKetua DPRD Kota BogorKota BogorPendidikanPPDB

BERITA LAINYA

577 Warga Binaan Lapas Paledang Bogor Dapat Remisi Kemerdekaan, 3 Langsung Hirup Udara Bebas

577 Warga Binaan Lapas Paledang Bogor Dapat Remisi Kemerdekaan, 3 Langsung Hirup Udara Bebas

by admin juruketik
18 Agustus 2026
0

Juruketik.com - Sebanyak 577 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Paledang Bogor mendapatkan Remisi Umum 2026 dalam momentum HUT...

Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jamuan Rakyat Istana Bogor

Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jamuan Rakyat Istana Bogor

by admin juruketik
18 Agustus 2026
0

Juruketik.com - Dari halaman Istana Kepresidenan Bogor, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin,...

HUT RI ke-81 di Kabupaten Bogor Diwarnai Sukacita dan Duka, Ini Pesan Bupati Rudy Susmanto

HUT RI ke-81 di Kabupaten Bogor Diwarnai Sukacita dan Duka, Ini Pesan Bupati Rudy Susmanto

by admin juruketik
17 Agustus 2026
0

Juruketik.com - Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bogor berlangsung dalam suasana sukacita sekaligus duka. Di tengah peringatan...

Dinkes Bogor Ogah Buka Hasil Lab MBG yang Diduga Bikin 25 Orang Keracunan, Ini Alasannya

Dinkes Bogor Ogah Buka Hasil Lab MBG yang Diduga Bikin 25 Orang Keracunan, Ini Alasannya

by admin juruketik
17 Agustus 2026
0

Juruketik.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor memilih tidak mengungkap hasil uji laboratorium (lab) sampel makanan bergizi gratis (MBG) yang...

Next Post
AKTI KORMI Kota Bogor Raih 1 Emas dan 1 Perak Untuk Jabar di Fornas ke VII

AKTI KORMI Kota Bogor Raih 1 Emas dan 1 Perak Untuk Jabar di Fornas ke VII

Bongkar Kecurangan PPDB Jalur Zonasi, Bima Arya Bentuk Tim Khusus

Bongkar Kecurangan PPDB Jalur Zonasi, Bima Arya Bentuk Tim Khusus

Jabar Juara Fornas ke VII, ZM Ucapkan Terima Kasih ke Pegiat dan Penggiat KORMI Kota Bogor

Jabar Juara Fornas ke VII, ZM Ucapkan Terima Kasih ke Pegiat dan Penggiat KORMI Kota Bogor

Timsus Temukan Pendaftar PPDB Tidak Sesuai, Bima Arya : Namanya Langsung Dikeluarkan

Timsus Temukan Pendaftar PPDB Tidak Sesuai, Bima Arya : Namanya Langsung Dikeluarkan

Colodplay Mulyaharja Fest 2023, Melestarikan Peninggalan Terdahulu

Colodplay Mulyaharja Fest 2023, Melestarikan Peninggalan Terdahulu

BERITA POPULER

  • Jembatan Penghubung Dua Desa di Sukamakmur Bogor Terendam Banjir, Akses Jalan Lumpuh

    Jembatan Penghubung Dua Desa di Sukamakmur Bogor Terendam Banjir, Akses Jalan Lumpuh

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Taekwondo Kota Bogor Mendunia, Master Agus Sabet Predikat Peserta Terbaik di Korea Selatan

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Menilik Kebun Anggur Sultan Anggola Garden di Bogor: Ditanami Berbagai Varietas Luar Negeri, Bisa Dipetik Langsung dari Pohonnya

    61 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Salut! Pecatur Kabupaten Bogor Arif Abdul Hafiz Juara Japan Chess Classic 2026, Tampil Tanpa Kekalahan

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • 577 Warga Binaan Lapas Paledang Bogor Dapat Remisi Kemerdekaan, 3 Langsung Hirup Udara Bebas

    7 shares
    Share 3 Tweet 2

Kadispora Kabupaten Bogor

Ketua NPCI Kabupaten Bogor

Rekomendasi

Pastikan Harga Komoditas Stabil   Forkopimda Kota Bogor Tinjau Pasar Tekum Kemang

Pastikan Harga Komoditas Stabil Forkopimda Kota Bogor Tinjau Pasar Tekum Kemang

12 Maret 2024
Jalankan Aspirasi Warga, Muhammad Irvan Maulana Tinjau Pemasangan PJU Penghubung 2 Kecamatan di Kabupaten Bogor

Jalankan Aspirasi Warga, Muhammad Irvan Maulana Tinjau Pemasangan PJU Penghubung 2 Kecamatan di Kabupaten Bogor

24 Juni 2025
Peduli Kaum Perempuan dan Anak, Dokter Rayendra Bakal Bangun Rumah Perlindungan Khusus

Peduli Kaum Perempuan dan Anak, Dokter Rayendra Bakal Bangun Rumah Perlindungan Khusus

19 Oktober 2024
Disdukcapil Kota Bogor Jemput Bola Urus KTP hingga Akta, Warga Kini Bisa Dilayani Sampai Malam Hari

Disdukcapil Kota Bogor Jemput Bola Urus KTP hingga Akta, Warga Kini Bisa Dilayani Sampai Malam Hari

19 Mei 2026
RAD Pangan dan Gizi 2025-2029, Pemkot Bogor Gelar Konsultasi Publik

RAD Pangan dan Gizi 2025-2029, Pemkot Bogor Gelar Konsultasi Publik

17 Februari 2025 - Updated on 19 Februari 2025
Pastikan Stok Beras Tersedia, Bima Arya Cek ke Pasar dan Pusat Perbelanjaan

Pastikan Stok Beras Tersedia, Bima Arya Cek ke Pasar dan Pusat Perbelanjaan

21 Februari 2024 - Updated on 22 Februari 2024
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist