Juruketik.com – Makan Bergizi Gratis disingkat MBG selalu menjadi sorotan publik, terutama jika program peningkatan gizi yang dicanangkan Prabowo itu ditemukan adanya kasus keracunan dan lainnya.
Namun, publik juga harus tahu, tidak semua MBG jelek. Sebab, ada juga MBG yang bagus. Baik dari segi sajian yang sesuai dengan kebutuhan gizi penerima, hingga MBG mampu jadi lapangan pekerjaan bagi mereka yang nganggur tapi memiliki keahlian di bidang tata boga.
“Saya tidak mau menyalahkan sajian MBG dari SPPG lain, tapi tolong jika ada kesalahan MBG jangan pula disamaratakan. Sebab, MBG dari dapur SPPG yang saya kelola, alhamdulillah hingga akhir ini tidak pernah ada komplain dan selalu diterima oleh yang berhak. Bahkan MBG ini selalu ditunggu oleh penerima yang betul membutuhkan. Selain itu, kita juga bisa memberdayakan masyarakat sekitar dapur menjadi relawan. Sehingga ada pemasukan atau perputaran ekonomi,” kata Sintha Dec Cechawaty, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bogor di Cibinong, Bogor, Selasa, 7 April 2026.
Wanita yang menjabat sebagai Owner Yayasan Paramitha Boga Afanti ini juga mengatakan, MBG merupakan program bagus dan sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan catatan, menurut Sintha, pelaksanaan proses dari awal hingga akhir harus dikawal melekat. Bahkan, untuk kepala dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG harus yang betul-betul profesional dan ahli di bidangnya. Selain itu, para relawan di dapur pun melalui proses ketat dan dibekali pelatihan maksimal.
“Tidak ada yang salah dengan program nya. Kita harus melihat di beberapa wilayah, terutama di kampung dan desa desa yang jauh dari kota. Mereka sangat antusias dan bahagia dengan adanya MBG. Saya akui emang ada aja hal yang tidak di inginkan soal MBG terjadi, tapi itu kan di tempat lain dan itu jadi alasan saya mengawal ketat di SPPG yang saya kelola. Hasilnya alhamdulillah MBG yang kami kelola dan distribusikan sesuai target program dan regulasi,” kata Sintha.
Beberapa sekolah penerima MBG dari dapur SPPG Yayasan Paramitha Boga Afanti, mengaku mereka tidak pernah komplain. Bahkan, siswa penerima MBG selalu memakan habis tidak bersisa. Selain itu, tidak pernah ada isu buruk tentang MBG di sekolah mereka.
“Alhamdulillah, selama ini MBG yang kami Terima dalam keadaan baik dan fresh. Anak anak juga suka, karena mereka selalu melahap habis MBG yang dikirim. Mudah mudahan seterusnya MBG yang kami Terima selalu baik dan sesuai takeran gizinya,” ucap Naila, seorang Guru Sekolah Dasar di Cijujung saat dikonfirmasi. (sep)








