Juruketik.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bogor, Dr. Denny Achmad menilai atlet disabilitas Kabupaten Bogor sudah layak memiliki wisma atlet dan fasilitas latihan yang terpadu.
Menurutnya, keberadaan sarana yang terintegrasi akan mendukung pembinaan sekaligus meningkatkan prestasi atlet NPCI Kabupaten Bogor hingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Denny Achmad, yang kini mendapat promosi sebagai Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, dikenal sebagai sosok yang memberikan perhatian besar terhadap pembinaan atlet disabilitas.
Ia beberapa kali mengunjungi Wisma Atlet Sentra Olahraga Disabilitas (SOD) NPCI Kabupaten Bogor di Kompleks Pusdai, Cibinong, maupun Sekretariat NPCI Kabupaten Bogor di kawasan Pakansari untuk melihat langsung proses pembinaan para atlet.
Dalam keterangannya, Denny mengungkapkan, bahwa para atlet istimewa yang ada di SOD NPCI Kabupaten Bogor merupakan generasi yang akan mengharumkan bangsa dan negara Indonesia di kancah olahraga Paralympic Internasional.
“Saya sangat terharu dan bangga NPCI Kabupaten Bogor terus melakukan pembinaan atlet-atlet istimewa dengan penuh ketulusan dan keikhlasan selama ini,” ujar Denny yang juga sebagai Chief de Mission (CdM) Kontingen Indonesia pada ASEAN Para Games XIII.
Baca Juga: NPCI Kabupaten Bogor Borong 7 Medali di Pusrehab Kemhan Shooting Para Sport 2026, Berikut Daftarnya
Ia juga sangat mendukung keinginan para pengurus dan atlet NPCI Kabupaten Bogor yang menginginkan adanya sarana latihan yang terpadu, ataupun yang terintegrasi dengan Wisma Atlet Istimewa.
“Sudah seharusnya NPCI Kabupaten Bogor punya sarana latihan dan wisma atlet yang terpadu. Hingga hal ini akan memudahkan para atlet dalam belatih,” tegas Denny Achmad
Lebih lanjut, sambung dia, wisma atlet yang terintegrasi dengan sarana latihan ini tentunya akan mendongkrak prestasi para atlet istimewa binaan NPCI Kabupaten Bogor pada ajang Peparda, Peparnas ataupun event berskala Internasional.
Ia juga berharap perhatian yang sudah bagus dari Pemkab Bogor kepada para atlet istimewa ini bisa diikuti oleh elemen swasta yang ada di Kabupaten Bogor.
Denny menegaskan, sejauh ini prestasi para atlet istimewa Indonesia pada ajang Paralympic 2024 di Paris sangat membanggakan dengan total raihan medali 1 emas, 8 perak dan 5 perunggu atau total 14 medali.
Sedangkan pada Asean Para Games ( APG) 2025 di Thailand, Kontingen Indonesia mendulang total 392 medali emas dengan rincian 135 emas, 143 perak dan 114 perunggu serta menempati posisi runner up dibawah tuan rumah Thailand yang mendulang 488 medali.
“Saya optimis dalam Asian Paralympic di Nagoya, Jepang dalam waktu dekat para atlet NPCI akan kembali mengharumkan bangsa dan negara dengan mendulang banyak medali emas,” pungkasnya. (*)











