Juruketik.com – Sebanyak 307 rider dari 18 provinsi meramaikan Bupati Cup 2026 ‘Tour Malasari Halimun Salak (TMHS) Series 2’ di Kabupaten Bogor.
Mereka beradu cepat dalam nomor criterium yang digelar di ring road Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (8/8/2026).
Persaingan para rider dari berbagai daerah tersebut akan berlanjut ke kawasan Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pada Minggu (9/8/2026).
Baca Juga: 437 Pembalap dari 18 Provinsi dan Jepang Bakal Ramaikan Tour Malasari Halimun Salak 2026 di Bogor
Event yang berlangsung selama dua hari ini mempertandingkan nomor road race dan mountain bike (MTB).
Hari pertama pelaksanaan Bupati Cup 2026 ini mempertandingkan kategori criterium dengan 7 nomor lomba, yang dilaksanakan di lintasan Gelora Pakansari.
Sementara di hari kedua, event ini akan mempertandingkan nomor individual road race dan MTB Uphill yang akan berlangsung di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Dari Cibinong ke Malasari, Gowes HJB ke-544 Ungkap Jejak Awal Pemerintahan Bogor
“Untuk individual road race (IRR) akan start dari Pakansari, dan finish di lapangan Citalahab, Desa Malasari,” kata Ketua Indonesia Cycling Federation (ICF) Kabupaten Bogor, Tedi Kurniawan.
Sedangkan, untuk MTB Uphill start akan dimulai dari kantor Kecamatan Nanggung, dan finish di lapangan Citalahab.
Menurut Tedi, dalam event ini animo peserta sangat tinggi. Sebab, jumlah peserta mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana pada 2025, jumlah peserta hanya 222 orang.
“Tahun ini meningkat menjadi 437 peserta dari 78 kota dan kabupaten yang ada di 18 provinsi,” terang Tedi.
Tedi menuturkan, bahwa tingginya animo peserta ini menjadi bukti bahwa Bupati Cup 2026 TMHS Serie 2 ini menjadi event yang mampu mengundang peserta dari luar Bogor, bahkan dari mancanegara.
“Event ini akan menjadi agenda tahunan, dan menjadi salah satu poin untuk pembinaan para atlet,” ujar Tedi.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan mengapresiasi penyelenggaran balap sepeda Bupati Cup 2026 Tour Malasari Halimun Salak Series 2 ini.
Menurutnya, kejuaraan ini menjadi sebuah kehormatan sekaligus bukti bahwa Kabupaten Bogor bisa menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan event tingkat nasional maupun internasional.
Dilanjutkan pria yang akrab disapa Kang Atep, Bupati Bogor selalu menekankan, olahraga bukan hanya kompetisi untuk mencari juara, tetapi bagaimana menjadi ksatria, menjaga etika dan pola hidup sehat.
“Setiap kompetisi ada yang kalah dan menang, tapi yang utama, adalah menjaga sportivitas,” tegas dia.
Politisi Gerindra ini juga mengungkapkan, setiap prestasi tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi bagaimna menaikan harkat dan derajat Indonesia di mata dunia.
Di sisi lain, event ini juga diharapkan bisa menaikan taraf ekonomi sosial masyarakat. Terlebih, penyelenggaraan ini adalah bagian dari program Sport and Tourism, sekaligus menyambut HUT RI ke-81.
“Kami ini mengajak wisatawan melihat wilayah yang ada di Kabupaten Bogor, salah satunya Desa Malasari, yang tidak kalah indahnya dengan daerah lain, seepri kawasan Puncak,” ungkap Arif.
“Pemkab Bogor menginginkan ada dampak yang luar biasa bagi perekonomian masyarakat di daerah Malasari,” tandas Arif Rochmawan.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua ICF Jawa Barat Iman Firmansyah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, sejumlah pimpinan SKPD dan perwakilan TNI-Polri yang ada di Kabupaten Bogor. (*)












