Juruketik.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai mempercantik kawasan Tugu Narkoba di persimpangan Jalan Sholeh Iskandar dan Jalan KS Tubun, Kecamatan Bogor Utara, dengan anggaran sekitar Rp400 juta.
Penataan yang dimulai sejak awal September 2026 itu menyasar area taman dan kawasan di bawah flyover Jalan Sholeh Iskandar.
Taman tersebut nantinya dihiasi berbagai jenis tanaman hias bernuansa warna-warni, sementara struktur utama Tugu Narkoba dipastikan tidak mengalami perubahan.
Baca Juga: Stasiun Bogor Direvitalisasi, KRL Bogor–Lido Cigombong Segera Diaktivas
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi mengatakan, pekerjaan penataan telah dimulai sejak awal September 2026 dengan anggaran sekitar Rp400 juta.
“Pengerjaan sudah dari awal September. Yang diperbaiki cuma area tamannya saja, sementara kalau tugunya tidak,” kata Chusnul kepada wartawan, Senin (21/9/2026).
Menurutnya, pembenahan dilakukan untuk meningkatkan nilai estetika kawasan yang menjadi salah satu akses masuk ke Kota Bogor, terutama bagi masyarakat yang datang melalui Jalan KS Tubun maupun dari arah Tol Bogor Ring Road (BORR).
Baca Juga: KDM Siapkan Bantuan Rp9 Miliar untuk Penataan Museum Pajajaran Batutulis Bogor
Kawasan tersebut nantinya akan ditata dengan berbagai jenis tanaman hias bernuansa warna segar. Penataan juga mencakup area di bawah flyover yang berada tidak jauh dari taman Tugu Narkoba.
Chusnul berharap perubahan tersebut dapat memberikan kesan yang lebih baik bagi warga maupun wisatawan yang melintas dan memasuki wilayah Kota Bogor.
“Ini kan bagian dari pintu masuk ke Kota Bogor. Jadi orang yang masuk ke Kota Bogor bisa melihat pemandangan yang cantik, tidak jelek-jelek banget,” ujarnya.
Ia menegaskan, pekerjaan yang dilakukan bukan untuk mengubah bentuk maupun struktur Tugu Narkoba, melainkan memperbaiki tampilan lingkungan di sekitarnya agar lebih tertata.
Di sisi lain, Chusnul meminta masyarakat ikut menjaga hasil penataan tersebut. Menurutnya, fasilitas publik yang telah menggunakan anggaran pemerintah perlu dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah potensi vandalisme yang dapat merusak tanaman maupun fasilitas taman.
“Kami berharap seluruh masyarakat, siapapun yang datang atau tinggal di Kota Bogor, apabila menemukan tindakan vandalisme, tolong ditegur atau langsung dilaporkan saja,” pungkasnya. (3RY)













