Juruketik.com – Atlet binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (PPOPM) Kabupaten Bogor kini memiliki peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa meninggalkan jalur prestasi olahraga.
Hal itu menyusul sinergi antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor dengan Universitas Pakuan (Unpak) Bogor dalam pengembangan pendidikan bidang keolahragaan.
Kerja sama tersebut dibahas dalam kunjungan silaturahmi Universitas Pakuan ke Dispora Kabupaten Bogor yang sekaligus menjadi momentum pengenalan program studi baru di bidang olahraga, khususnya Pendidikan Kepelatihan Olahraga.
Baca Juga: Kabar Baik bagi Pecinta Olahraga, Unpak Bogor Buka Prodi S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pembinaan olahraga daerah, tidak hanya pada aspek prestasi tetapi juga pendidikan.
“Ini adalah bagian dari silaturahmi, pengenalan, sekaligus promosi. Kami ingin memastikan anak-anak PPOPM memiliki jalur yang jelas, tidak hanya berprestasi di olahraga tetapi juga bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi seperti Unpak,” ujar Asnan.
Sementara itu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melalui jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga resmi membuka Program Studi S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga.
Baca Juga: Dispora Kabupaten Bogor Umumkan Hasil Seleksi PPOPM 2026, 211 Atlet Muda Lolos Tahap Awal
Program studi ini menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan tenaga profesional di bidang olahraga yang terus berkembang, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Dekan FKIP Universitas Pakuan, Dr. Eka Suhardi mengatakan, bahwa prodi tersebut dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi praktis di bidang kepelatihan, manajemen olahraga, hingga analisis performa atlet.
“Olahraga saat ini sudah menjadi industri. Kami ingin mencetak lulusan yang siap menjadi pelatih, pendidik, analis olahraga, maupun pelaku sport industry,” ujarnya.
Kurikulum yang digunakan berbasis Outcome Based Education (OBE) dengan keseimbangan teori dan praktik. Mahasiswa juga akan mendapatkan pengalaman lapangan melalui praktik kepelatihan, laboratorium olahraga, serta program magang di berbagai lembaga olahraga.
Melalui kerja sama ini, Dispora Kabupaten Bogor berharap sinergi dengan Universitas Pakuan dapat memperkuat pembinaan atlet sekaligus membuka masa depan pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda olahraga di Kabupaten Bogor, khususnya atlet PPOPM. (*)




























