Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS

Pemekaran Wilayah Dua Kecamatan Baru di Kota Bogor Belum Prioritas

4 tahun ago
in BERITA TERKINI, BERITA UTAMA, BOGOR RAYA
4 0
0
Waduh! Dedie A Rachim Ditunjuk jadi Plh Wali Kota Bogor
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik – Wacana pemekaran wilayah dua kecamatan baru di Kota Bogor terganjal. Pemekaran dua kecamatan yakni Bogor Barat dan Selatan itu rupanya tak jadi prioritas.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, secara umum wacana pemekaran wilayah kecamatan Bogor Barat dan Selata sudah dalam tahap kajian.

“Saat ini kajianya sedang dihitung dulu, cost and benefit-nya (biaya dengan manfaat), kalau dipecahkan harus membangun infrastruktur, bangun fisik, personil dan sebagainya,” kata Dedie, Rabu (6/7).

Selain kebutuhan anggaran yang diperkirakan membutuhkan biaya yang sangat besar, ada hal lain sebagainya yang menjadi pertimbangan salah satunya pegawai.

Belum lagi, lanjut Dedie Rachim pemerintah pusat akan menghapus tenaga honorer di instansi pemerintahan mulai 28 November 2023.

Penghapusan tenaga honorer sendiri merupakan mandat yang dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

“Aturan itu sudah tidak diperbolehkan mengangkat honorer, jadi kita fokus kepada sektor pendidikan, dengan adanya perubahan kebijakan yang melarang pegawai honorer untuk diangkat,” kata dia.

Disisi lain, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor Irwan Riyanto mengaku berkas kajian terkait wacana pemekaran dua kecamatan baru di Kota Bogor sudah berada di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB).

Sebelum dilakukan ketuk palu, dilanjutkan Irwan, ada dua tahapan yang harus dilalui pertama melakukan sosialisasi termasuk focus group discussion (FGD).

Menurutnya dalam FGD nanti sekaligus membahas dimana ibu kota pada masing-masing kecamatan baru tersebut.

“Setelah itu baru usulanya diserahkan kembali ke Kemendagri,” kata Irwan.

Adapun kajian yang dilakukan berkaitan dengan kecamatan mana saja yang perlu dipecah, dalam hal ini ada dua kecamatan, pertama Kecamatan Bogor Selatan dan Kecamatan Bogor Barat.

“Jadi FGD termasuk sosialisasi itu untuk merembukan ibu kotanya dimana, kelurahan dimana,” ucapnya.

Setelah proses itu dilalui, kata Irwan, kemudian dibahas oleh Kementerian PAN RB apakah memenuhi ketentuan persyaratan untuk mekarkan atau tidak.

“Nanti berkaitan hal itu juga tentunya kita akan sampaikan ke DPRD,” tukasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah merencanakan untuk menambah dua kecamatan baru dari enam menjadi delapan kecamatan.

Namun, lantaran Covid-19, penambah dua kecamatan tersebut harus ditunda.

Kepala Bidang Administrasi Pemerintah Kota Bogor, Adi Novan, menjelaskan, rencana penambahan dua kecamatan anyar dari Kecamatan Bogor Selatan dan Bogor Barat, merupakan wacana lama yang sudah digaungkan. Bahkan, wacana ini sempat melalui sejumlah kajian panjang, hingga pada 2018 kemarin, wacana ini kembali mencuat.

Secara umum, sejumlah persiapan sudah dilakukan Pemkot Bogor untuk hal ini. Mulai dari persiapan administrasi, kajian, hingga persiapan lainnya.

“2018 kita matangkan kajiannya, 2019 kemarin kita matangkan pemetaan batasnya, 2020 ini kita akan buat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), agar bisa dikaji pada 2021 nanti,” katanya.

Sambil mematangkan rancangan pengajuan Raperda, saat ini pihaknya juga tengah mematangkan batas wilayah di kedua kecamatan tersebut. Mulai dari batas wilayah antar kelurahan, hingga batas wilayah kecamatan.

“Kami fokus kaji di batasan wilayah dulu, aset, dan persiapan internal lainnya, sambil merancang Raperda ini,” ujarnya.

Sejatinya konsep pemekaran wilayah ini, nantinya akan melahirkan dua kecamatan baru.

“Ini yang perlu diluruskan. Jadi nantinya Kecamatan Bogor Selatan akan menjadi dua, Kecamatan Bogor Barat akan menjadi dua. Jadi dari dua kecamatan itu, lahir dua kecamatan baru. Ini perlu diluruskan karena banyak isu yang beredar macam-macam,” jelasnya.

Dirinya menargetkan, penyusunan Raperda tersebut bisa rampung pada April ini, sehingga pada Juni hingga Juli ini bisa langsung masuk ke bagian hukum, agar bisa diproses segera.

Berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor 2020, untuk kajian Raperda tersebut, Pemkot telah menganggarkan Rp 63 juta, untuk penyusunan Raperda Pemekaran Wilayah Kecamatan Bogor Barat dan Bogor Selatan.

Dalam waktu dekat, sambung dia, pihaknya akan segera berembuk dengan pihak kecamatan dan kelurahan, untuk membahas penentuan ibu kota kecamatan, nama kecamatan dan kelurahan yang akan masuk kecamatan baru.

“Keluaran mana saja (yang masuk kecamatan baru). Itu kita bahas dalam FGD (Focus Group Discussion. Jadi penentuan kelurahan yang akan dipisah,” ujarnya.

Perluasan kecamatan sendiri dimaksudkan untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Pasalnya, kelurahan di Bogor sebagai besar berada di wilayah dua kelurahan tersebut. Kota Bogor memiliki enam kecamatan dengan 68 kelurahan. Namun, masing-masing kelurahan memiliki jumlah kecamatan yang berbeda-beda.

Kecamatan Bogor Barat dan Bogor Selatan memiliki jumlah kelurahan yang paling banyak dengan jumlah 16 kelurahan. Kecamatan Bogor tengah 11 kelurahan, Bogor Timur 6 kelurahan, Bogor Utara 8 kelurahan dan Tanah Saeral 11 kelurahan.

Tags: Kecamatan Bogor BaratKecamatan Bogor SelatanKota BogorPemkot Bogor

BERITA LAINYA

Ratusan Siswa SD di Bogor Bakal Ramaikan Invitasi Ortad 2026, Juara Bakal Wakili Kabupaten Bogor di Kancah Jabar

Ratusan Siswa SD di Bogor Bakal Ramaikan Invitasi Ortad 2026, Juara Bakal Wakili Kabupaten Bogor di Kancah Jabar

by admin juruketik
27 April 2026
0

Juruketik.com - Ratusan peserta dari sekolah dasar yang ada di Kabupaten Bogor akan ambil bagian dalam Invitasi Olahraga Tradisional (Ortrad)...

Fakta Mengejutkan! Nama Margonda Ternyata Punya Jejak Sejarah Kuat di Kota Bogor

Fakta Mengejutkan! Nama Margonda Ternyata Punya Jejak Sejarah Kuat di Kota Bogor

by admin juruketik
27 April 2026
0

Juruketik.com - Nama Margonda selama ini lebih dikenal masyarakat sebagai salah satu nama jalan utama di Kota Depok. Wali Kota...

Komitmen Endang Thohari: Mengawal Demokrasi Substansial Lewat Penyerapan Aspirasi yang Konsisten

Komitmen Endang Thohari: Mengawal Demokrasi Substansial Lewat Penyerapan Aspirasi yang Konsisten

by admin juruketik
27 April 2026
0

Juruketik.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Endang Setyawati Thohari kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas demokrasi di...

500 Karateka Turun di GOR Laga Satria, FORKI Bogor Bidik Prestasi Kabupaten Bogor Emas 2026

500 Karateka Turun di GOR Laga Satria, FORKI Bogor Bidik Prestasi Kabupaten Bogor Emas 2026

by admin juruketik
27 April 2026
0

Juruketik.com - Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Kabupaten Bogor termasuk salah satu cabor anggota KONI yang sangat aktif dalam melakukan...

Next Post
Asus ROG Phone 6 dan ROG Phone 6 Pro Resmi Meluncur di Pasar Global, Sematkan Spesifikasi Dewa!

Asus ROG Phone 6 dan ROG Phone 6 Pro Resmi Meluncur di Pasar Global, Sematkan Spesifikasi Dewa!

PB Inspira-JMI Bogor Raya Salurkan Bantuan Warga Terdampak Bencana di Cianten

PB Inspira-JMI Bogor Raya Salurkan Bantuan Warga Terdampak Bencana di Cianten

GMPI Kota Bogor Apresiasi Pelatihan Disparbud, Ketua: Mampu Tumbuhkan Wisata Baru di Wilayah

GMPI Kota Bogor Apresiasi Pelatihan Disparbud, Ketua: Mampu Tumbuhkan Wisata Baru di Wilayah

Pemkot Bogor Ajak Masyarakat Berkurban, Polisi Siapkan Skema Beli Hewan Kurban dengan Aman

Pemkot Bogor Ajak Masyarakat Berkurban, Polisi Siapkan Skema Beli Hewan Kurban dengan Aman

Cerita Pedagang Hewan Kurban di Bogor Jualan di tengah Wabak PMK: Tetap Optimis Meski Omset Turun Drastis

Cerita Pedagang Hewan Kurban di Bogor Jualan di tengah Wabak PMK: Tetap Optimis Meski Omset Turun Drastis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

5 Orang di Bogor Tersengat Listrik saat Pasang Wifi, Korban Alami Luka Bakar

5 Orang di Bogor Tersengat Listrik saat Pasang Wifi, Korban Alami Luka Bakar

2 April 2026
DPRD Kota Bogor Sahkan Dua Perda Baru

DPRD Kota Bogor Sahkan Dua Perda Baru

17 November 2023

Berita Populer

  • Prestasi Gemilang! Atlet Bogor Taklukkan Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda

    Prestasi Gemilang! Atlet Bogor Taklukkan Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 500 Karateka Turun di GOR Laga Satria, FORKI Bogor Bidik Prestasi Kabupaten Bogor Emas 2026

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Geger! Rumah di Perumahan Cileungsi Diduga jadi Tempat Penampungan Pekerja Migran Ilegal, Tiga Orang Diamankan

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Fakta Mengejutkan! Nama Margonda Ternyata Punya Jejak Sejarah Kuat di Kota Bogor

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Meriah! Ribuan Warga Tumpah Ruah di Parade Budaya Lebaran Bojonggede

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Hubungi Kami

No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist