Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Satpam di Bogor: Berlangsung 2 Jam, Ditemukan Fakta Baru

31 Januari 2025
in BERITA TERKINI, BERITA UTAMA, BOGOR
7 0
0
Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Satpam di Bogor: Berlangsung 2 Jam, Ditemukan Fakta Baru

Petugas menjaga lokasi tempat rekonstruksi kasus pembunuhan satpam di Kota Bogor. (Ist)

Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Satreskrim Polresta Bogor Kota menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap satpam bernama Septian (37), yang dilakukan oleh anak majikannya sendiri bernama Abraham (27).

Adapun, rekonstruksi ini berlangsung di lokasi kejadian pembunuhan, yang tak lain merupakan kediaman dari tersangka di Jalan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor pada Jumat, 31 Januari 2025.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi menuturkan, total ada 33 adegan yang diperagakan dalam kegiatan rekonstruksi kasus pembunuhan ini. Di mana, kurang lebih rekonstruksi ini berjalan selama dua jam.

“Total 33 adegan, 13 adegan (inti). (Pembunuhan) ada di adegan 7 sampai 9,” kata AKP Aji Riznaldi.

Menurutnya, dalam rekonstruksi ini pihaknya juga menemukan fakta baru. Di mana, sebelum kejadian pembunuhan, tersangka diketahui terlibat adu mulut dengan ibunya sekitar pukul 16:00 WIB.

“Permasalahan yang sebenarnya sebelumnya ada cek cok antara ibu tersangka dengan tersangka, dikarenakan tersangka sering pulang malam dan menggunakan obat terlarang,” ucap dia.

Selain itu, terdapat fakta lain seperti terdapat pecahan kaca. Yang mana, kejadian ini dilakukan tersangka setelah melakukan pembunuhan.

“Karena yang bersangkutan merasa sakit hati, setelah itu membuang pakaian,” ungkap dia.

Adapun, tahapan selanjutnya saat ini jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota akan melakukan penyusunan berkas dan kemudian dikirimkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sementara, jika melihat dari hasil rekonstruksi, tersangka bisa dijerat dengan Pasal 340, 338 dan 351.

“Langkah rekonstruksi ini menguat pasal 340, kita sudah berkoordinasi dengan Kasi Pidum (Kejari Kota Bogor) bahwa ketika melihat reka adegan 340 bisa masuk,” ujar dia.

Sebelumnya, Polresta Bogor Kota mengungkap kasus pembunuhan yang melibatkan anak dari pengacara ternama Farida Felix bernama Abraham (27).

Adapun, Abraham menjadi tersangka atas kasus pembunuhan terhadap satpam rumahnya sendiri bernama Septian (37) yang terjadi pada Jumat, 17 Januari 2025 kemarin.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi mengungkapkan, kejadian pembunuhan ini sendiri dilaporkan terjadi sekitar pukul 02:30 WIB dini hari.

Di mana, pada saat itu pelaku membangunkan korban yang sedang tertidur, lalu melakukan penganiayaan dengan senjata tajam (Sajam) berupa pisau.

“Berdasarkan pengakuan tersangka memang korban ini dalam keadaan tertidur kemudian dibangunkan oleh tersangka, (lalu) dilakukan penusukan sampai terakhir di bagian leher,” kata AKP Aji Riznaldi dalam pres rilis, Senin, 20 Januari 2025.

Menurut Kasat Reskrim, pada saat kejadian, korban tidak melakukan perlawanan, karena ketika terbangun langsung dilakukan penganiayaan oleh pelaku.

“Tidak sempat. Karena baru dibangunkan tidur dikagetkan dengan tindakan (menusukan) sebuah atau sebilah pisau,” ucap dia.

Setelah kejadian itu, pelaku mencoba mengiming-imingi para saksi yang ada di rumahnya untuk tidak melaporkan kejadian ini ke petugas kepolisian.

“Tersangka itu menyampaikan kepada para saksi untuk segera melarikan diri dengan iming-iming upah Rp5 juta,” imbuh AKP Aji Riznaldi.

Namun, saksi tidak mengindahkan dan langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Tak lama petugas datang dan langsung mengamankan pelaku dan para saksi.

“Setelah kejadian itu pelapor ini lari ke Polsek, disitu Polsek Polres langsung ke TKP untuk mengamankan yang ada disitu,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo mengungkapkan, motif pelaku melakukan penganiayaan ini karena merasa kesal terhadap korban.

“Tersangka merasa kesal terhadap korban, karena korban mengadu kepada ibu tersangka karena pulang malam, sehingga tersangka sering dimarahi ibunya,” kata Kombes Pol Eko Prasetyo.

“Kemudian tersangka menganiaya korban dengan sajam berupa pisau sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” sambungnya.

Adapun, yang menjadi penyebab korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir, yakni luka sayatan di bagian leher kiri yang mengiris pembuluh leher.

“Berdasarkan hasil autopsi terdapat 22 luka tusukan. (Tapi) dari luka-luka tersebut tidak menyebabkan kematian,” ucap Kombes Pol Eko Prasetyo.

“Namun ada satu luka dibagian leher kiri yang sampai mengiris pembuluh leher, sehingga mengakibatkan penyumbatan aliran darah di paru-paru sehingga oksigen karbondioksida tidak terjadi. Sehingga sel-sel diseluruh tubuh kekurangan oksigen sampai dengan otak,” sambung dia.

“Dari hasil ini, penyebab kematian berdasarkan gorokan terkahir yang dilakukan tersangka dibagian leher,” lanjutnya.

Atas perbuatannya, ditambahkan Kapolresta, tersangka terancam dijerat Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 1 ayat 3 KUHPidana dengan acamana hukuman paling lama 20 tahun dan penjara seumur hidup.

“Tidak ada perilaku istimewa disini. Intinya jajaran Polresta Bogor Kota tidak memberikan ruang bagi pelaku semua tindak pidana kekerasan dan lain-lain di Kota Bogor. Semua akan kami tindak tegas dan tidak pandang bulu,” ujar Kapolresta seraya menjawab perihal kabar orang tua pelaku merupakan salah satu pengacara ternama di tanah air.

Ditempat sama, Farida Felix mengaku terpukul atas kejadian yang menimpa korban. Perempuan yang berprofesi sebagai pengacara ini pun mengaku ingin bertemu dan meminta maaf kepada keluarga korban atas kasus yang dilakukan oleh anaknya.

“Saya sebenarnya ingin bertemu dengan keluarganya Septian ingin, tapi saya gak tahu rumahnya dan alamatnya, saya gak tahu nomor teleponnya, saya gak tahu bagaimana menghubunginya,” kata Farida Felix usai kegiatan pres rilis di Mako Polresta Bogor Kota pada Senin, 20 Januari 2025.

“Kalau bisa bagaimana orang tuanya saya bertemu, saya berlutut minta maaf kepada ibunya dan istirinya Septian, karena anak saya melakukan itu di bawah kontrol obat-obat yang dimakannya,” sambungnya.

Sementara, dirinya juga mengungkapkan selama korban bekerja dirumahnya sebagai satpam, Septian merupakan sosok yang baik dan perhatian.

“Saya sangat sedih, Septian itu anak yang baik, dia selalu mengucapkan selamat pagi bu, selamat malam bu, itu yang selalu diucapkan dia kepada saya,” kenangnya. (Adm) 

Tags: AbrahamAji RiznaldiFakta BaruFarida FelixPembunuhanRekonstruksi

BERITA LAINYA

Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Mulai Disalurkan di Kabupaten Bogor 17 Oktober

Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Mulai Disalurkan di Kabupaten Bogor 17 Oktober

by admin juruketik
9 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto untuk sekitar 130 tukang becak di Kabupaten Bogor mulai disalurkan pada...

Polisi Tetapkan Pria Penganiayaan Perempuan di Gunungputri Bogor jadi Tersangka

Polisi Tetapkan Pria Penganiayaan Perempuan di Gunungputri Bogor jadi Tersangka

by admin juruketik
9 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Polisi menetapkan seorang pria berinisial NS (25) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan pedagang sayur...

Cekcok Berujung Penganiayaan di Pasar Griya Bukit Jaya Bogor, Ini Awal Masalahnya

Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan Perempuan di Gunungputri Bogor

by admin juruketik
9 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Polisi mengamankan seorang pria yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang perempuan di kawasan Perumahan Griya Bukit Jaya (GBJ),...

World Cleanup Day, Pramuka Kota Bogor Terjun Edukasi Warga Pilah Sampah di CFD

World Cleanup Day, Pramuka Kota Bogor Terjun Edukasi Warga Pilah Sampah di CFD

by admin juruketik
8 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Bidang Pengabdian Masyarakat dan Lingkungan Hidup (Abdimas dan LH) Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor menerjunkan puluhan relawan dan...

Next Post
Dedie A Rachim Borong Sandal Traktir Para Bocil, Momen Pembukaan Bazaar Rakyat Bogor Street Festival Cap Go Meh 2025

Dedie A Rachim Borong Sandal Traktir Para Bocil, Momen Pembukaan Bazaar Rakyat Bogor Street Festival Cap Go Meh 2025

Ini Kata KPU Kota Bogor soal Pelantikan Kepala Daerah Non Sengketa Diundur

Ini Kata KPU Kota Bogor soal Pelantikan Kepala Daerah Non Sengketa Diundur

Dedie-Jenal Dilantik jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor pada 6 Februari

Tanggapan Dedie A Rachim soal Pelantikan Kepala Daerah Diundur

Kabupaten Bogor Klaim Berhasil Turunkan Angka Stunting hingga 20 Persen Dalam Setahun

Kabupaten Bogor Klaim Berhasil Turunkan Angka Stunting hingga 20 Persen Dalam Setahun

Dedie A Rachim Diskusi Bareng Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Bahas Pemberdayaan UMKM dengan Skema KUR di Kota Bogor

Dedie A Rachim Diskusi Bareng Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Bahas Pemberdayaan UMKM dengan Skema KUR di Kota Bogor

BERITA POPULER

  • Pemkot Bogor Siapkan Promo HUT ke-81 RI, Tarif Biskita Bisa Lebih Murah

    Dibalik Kebakaran SPBU Cilendek, Pemkot Bogor Kelimpungan Cari Solar untuk Biskita hingga Truk Sampah

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Rekomendasi 10 Tempat Wisata di Bogor Cocok Buat Liburan Bareng Anak, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk

    133 shares
    Share 93 Tweet 58
  • Kota Bogor Produksi 700 Ton Sampah per Hari, Hampir 80 Persen Berasal dari Rumah Tangga

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • 62 Titik WiFi Gratis di Kota Bogor, Ini Daftar Lokasi yang Bisa Diakses Masyarakat

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Tampil di 4 Nomor, Agung Haryadi jadi Andalan Kabupaten Bogor di Peparda Jabar 2026

    6 shares
    Share 2 Tweet 2

Rekomendasi

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 757/GV Dukung Masyarakat di Perbatasan Marauke jadi Kader Posyandu

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 757/GV Dukung Masyarakat di Perbatasan Marauke jadi Kader Posyandu

15 November 2022
Polisi Bubarkan Tawuran di Parung Bogor, Tiga Remaja Diamankan saat Hendak Live Medsos

Polisi Bubarkan Tawuran di Parung Bogor, Tiga Remaja Diamankan saat Hendak Live Medsos

17 Juni 2026
Dedie Rachim Ajak RW se-Kota Bogor Gali Potensi Wisata Wilayah

Dedie Rachim Ajak RW se-Kota Bogor Gali Potensi Wisata Wilayah

26 Maret 2024
Mencekam! Dua Perempuan Terjebak di Lift M-One Hotel Bogor, Proses Evakuasi Berlangsung 30 Menit

Mencekam! Dua Perempuan Terjebak di Lift M-One Hotel Bogor, Proses Evakuasi Berlangsung 30 Menit

18 Juni 2026
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di IPB Ternyata Terjadi Tahun 2024, Baru Dilaporkan 2026

Bejat! Guru BK di Bogor Diduga Lakukan Pelecehan ke Muridnya saat Curhat

12 Mei 2026
Pemkab Bogor Pastikan Gaji ASN Tetap Aman Meski Dana Transfer Pusat Dipangkas Rp622 Miliar

Kabar Baik! Insentif Guru Ngaji di Kabupaten Bogor Naik Jadi Rp1 Juta, 8.400 Orang Bakal Menerima

24 Agustus 2026
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist