Juruketik.com – Pendidikan Pelatihan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (PPOPM) Kabupaten Bogor didorong menjadi lumbung atlet berprestasi yang mampu bersaing hingga level nasional.
Untuk mewujudkan target tersebut, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor akan memperkuat pembinaan melalui peningkatan fasilitas latihan, pemenuhan gizi dan nutrisi, serta penambahan jam terbang atlet lewat kompetisi.
Sekretaris Dispora (Sekdispora) Kabupaten Bogor, Riza Juangsah menegaskan, PPOPM harus mampu menjadi lumbung atlet potensial yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di level nasional.
Menurutnya, pembinaan atlet pelajar perlu didukung berbagai aspek secara menyeluruh. Selain program latihan yang terarah, ketersediaan fasilitas dan sarana penunjang yang memadai menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kemampuan atlet di seluruh cabang olahraga (cabor).
“PPOPM harus lebih optimal dan menjadi lumbung atlet Kabupaten Bogor maupun nasional. Karena itu, perlu ada penguatan fasilitas dan sarana penunjang latihan bagi atlet dari semua cabang olahraga,” ujar Riza, Jumat (9/10/2026).
Ia menambahkan, aspek pemenuhan gizi dan nutrisi juga menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan. Kebutuhan nutrisi atlet harus disesuaikan dengan standar dan kebutuhan olahraga agar mereka dapat menjalani latihan secara maksimal serta menjaga kondisi fisik saat bertanding.
Selain fasilitas dan nutrisi, Riza menilai kesempatan mengikuti kompetisi perlu diperbanyak. Try out dan pertandingan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan karena dapat membantu pelatih mengevaluasi perkembangan kemampuan atlet, baik dari sisi keterampilan, teknik, maupun mental bertanding.
“Try out dan kompetisi harus diperbanyak untuk menambah jam terbang atlet. Dari sana, kita bisa mengukur perkembangan skill, teknik, serta mental bertanding mereka,” katanya.
Penguatan PPOPM tersebut diharapkan mampu membangun sistem pembinaan yang semakin terarah dan berkelanjutan. Dengan dukungan fasilitas, nutrisi, serta pengalaman bertanding yang memadai, atlet pelajar Kabupaten Bogor diharapkan memiliki kesiapan lebih baik untuk menghadapi kompetisi di berbagai tingkatan.
Sementara itu, Kasubag UPT PPOPM Kabupaten Bogor, Hendrik Sulihadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kunjungan Sekdispora, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PO), serta Ketua Bapopsi Kabupaten Bogor ke PPOPM.
Menurut Hendrik, perhatian dan dukungan dari jajaran Dispora serta pemangku kepentingan olahraga menjadi dorongan bagi PPOPM untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet.
Ia menjelaskan, PPOPM Kabupaten Bogor telah melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
“Terima kasih atas dukungan dan kunjungan Sekdispora, Kabid PO, serta Ketua Bapopsi Kabupaten Bogor. PPOPM selama ini telah menghasilkan atlet berprestasi di tingkat regional, nasional, dan internasional,” ungkap Hendrik.
Lebih lanjut, Hendrik menyebut mayoritas atlet binaan PPOPM akan tampil membela daerah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Keterlibatan para atlet tersebut menjadi bagian penting dari kontribusi PPOPM dalam mendukung prestasi olahraga Kabupaten Bogor. Karena itu, peningkatan kualitas pembinaan diharapkan dapat memperkuat kesiapan atlet dalam menghadapi persaingan pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Dengan rencana penguatan yang mencakup fasilitas, nutrisi, dan kompetisi, PPOPM diharapkan semakin berperan sebagai pusat pembinaan atlet pelajar sekaligus penyedia talenta potensial untuk memperkuat prestasi olahraga Kabupaten Bogor di masa mendatang. (*)












