Juruketik.com – Kegiatan Invitasi Olahraga Tradisional (Ortrad) Jawa Barat 2026 jenjang Sekolah Dasar (SD) resmi digelar di Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Selasa (27/10/2026), dengan diikuti 19 daerah.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) untuk menghidupkan kembali olahraga dan permainan tradisional di kalangan anak-anak, sekaligus memperkuat pembinaan karakter serta melestarikan warisan budaya di tengah pesatnya perkembangan digitalisasi.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jawa Barat, Hery Antasari mengatakan, ajang ini telah direncanakan sejak lama dan akan dibuat secara berkala (seri).
“Tujuannya tidak semata-mata mencari kejuaraan, tetapi lebih kepada keinginan kita untuk mengembalikan nilai-nilai warisan budaya non-benda, pelestarian permainan dan olahraga tradisional yang mulai menghilang tergerus oleh digitalisasi, media sosial, dan game online,” ujarnya.
Ia menuturkan, bahwa generasi muda saat ini banyak yang sudah tidak mengenal permainan tradisional.
Oleh karena itu, ajang ini dinilai sangat penting untuk pembangunan karakter sekaligus membentengi anak-anak dari dampak negatif arus digitalisasi.
Baca Juga: Daftar Juara Invitasi Ortrad Kabupaten Bogor 2026, Leuwiliang Borong Dua Gelar
Ke depannya, pihak penyelenggara berencana memperluas jangkauan kompetisi ini hingga level SMP dan SMA, serta mengagendakannya dua hingga tiga kali dalam setahun.
Pihak penyelenggara juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Bupati Bogor atas kesediaannya menjadi tuan rumah.
Pelaksanaan acara dinilai berjalan sangat baik dengan fasilitas tempat yang representative serta didukung oleh cuaca yang cerah.
Dari total daerah/kontingen yang diundang, sebanyak 19 daerah mengonfirmasi hadir dan berpartisipasi aktif, sementara 8 daerah lainnya absen yang disinyalir karena kendala kesiapan serta fokus pada agenda kejuaraan daerah lainnya seperti Porprov dan Popda. (*)












