Juruketik.com – Sebanyak 589 perenang muda dari berbagai daerah ambil bagian dalam Kejuaraan Renang Thikkaviro Fun Swimming 2026 yang digelar di Kolam Aquatik Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Kemang, Kabupaten Bogor, Sabtu (27/6/2026).
Ajang yang diikuti peserta mulai dari tingkat PAUD hingga SMA tersebut menjadi wadah bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan sekaligus mencari bibit-bibit perenang potensial, yang nantinya dapat dikembangkan menuju prestasi lebih tinggi. Para peserta bersaing memperebutkan Piala Danyon 13 Grup 1 Kopassus.
Danyon 13 Grup 1 Kopassus, Letkol Inf Gerry Heikal Cholid dalam sambutannya menyampaikan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin menghadirkan sebuah ruang yang tidak hanya melahirkan para juara, tetapi melahirkan generasi muda yang sehat, percaya diri dan memiliki sportivitas tinggi.
“Jangan takut kepada lawan yang berada di lintasan sebelah, tapi kalahkan rasa takut, ragu dan keinginan tidak menyerah,” kata Letkol Gerry.
Menurut Gerry, menang dan kalah hanyalah sebuah hasil pertantingan. Tetapi, yang harus diperhatikan adalah keberanian untuk terus mencoba.
“Keberanian untuk mencoba adalah kemenangan yang sesungguhnya,” tegas Gerry.
Pria dengan melati dua dipundaknya ini pun mengajak kepada seluruh peserta untuk mengedepankan sportivitas, kejujuran, disiplin, rasa hormat dan persaudaraan.
“Jadikan setiap garis finish sebagai awal untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi,” kata Gerry.
Sementara, Ketua Panitia Kejuaraan Renang Thikkaviro Fun Swimming tahun 2026, Muzaki menyampaikan ada 1.079 nomor yang dipertandingkan pada kejuaraan ini.
“Antusias untuk kejuaraan ini luar biasa, banyak peserta yang datang dari luar Bogor, seperti Depok, Jakarta, sampai Sukabumi,” ujar Muzaki.
Menurut Muzaki, kejuaraan ini digelar untuk mencari bibit atlet renang yang ada di Bogor, agar ke depannya bisa di bina dan dilatih untuk mengikuti kejuaraan tingkat yang lebih tinggi.
Sebab, lanjut Muzaki, di Bogor dan sekitarnya banyak perenang tingkat pemula yang bisa dibina untuk menjadi atlet berprestasi.
“Sesuai arahan pak danyon, kejuaraan ini untuk mencari bibit-bibit atlet renang untuk dibina,” imbuh Muzaki. (*)




























