Juruketik.com – Ribuan warga memadati kawasan Alun-alun Kabupaten Bogor untuk menyaksikan kemeriahan helaran Mapag Pajajaran Anyar, yang menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Minggu 28 Juni 2026.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tersebut menghadirkan beragam pertunjukan budaya, mulai dari pawai budaya, tarian tradisional, hingga berbagai kesenian daerah yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Hari ini ditutupnya helaran sebagai puncak peringatan HJB. Kita semua berkumpul bersama dengan masyarakat, dengan para pegawai SKPD, kecamatan untuk memperingatinya,” ujar Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika.
Ajat menjelaskan, pada helaran ini Pemkab Bogor membawa pesan kebersamaan kepada masyarakat, hal yang harus tetap dijaga dalam upaya membangun daerah
“Ini adalah tentang kebersamaan, tentang kebebasan dan harapannya
ada peningkatan berkualitas dari secara fisik pembangunan untuk masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, adalah pesan kedewasaan. Dimana Pemkab Bogor berharap masyarakat juga lebih dewasa dalam menyikapi segala fenomena yang terjadi. Di samping pemerintah pun melakukan evaluasi kala kebijakan dirasa tidak berpihak.
Baca Juga: Helaran Pajajaran Resmi jadi Identitas Baru Kota Bogor, Dedie Rachim: Akan Digelar Setiap HJB
“Saya kira kedewasaan itu alhamdulilah bisa dirasakan setahun ini dengan pak bupati mengintruksikan keluhan apapun dari masyarkat tentunya itu kita respon dengan baik. Harapannya kita bisa berkolaborasi dengan nilai-nilai luhur pada budaya Indonesia yakni gotong-royong,” tandasnya. (*)



























