Juruketik.com – Sebanyak 912 pelajar Sekolah Dasar (SD) dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor ambil bagian dalam Invitasi Olahraga Tradisional (Ortrad) Jenjang SD Tahun 2026.
Ajang yang mempertandingkan lima cabang olahraga tradisional tersebut digelar di Lapangan PASI Pakansari, Cibinong, pada 21-22 Juli 2026 sebagai upaya melestarikan warisan budaya kepada generasi muda.
Ketua Tim Layanan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Dispora Kabupaten Bogor, Dedi Supriadi mengatakan, Invitasi Ortrad jenjang SD ini adalah salah satu bukti nyata perhatian dan kepedulian Pemkab Bogor, dalam melestarikan olahraga tradisional kepada generasi sekarang atau akan datang.
Baca Juga: Dispora Kabupaten Bogor Target Back to Back Juara Invitasi Ortrad Jawa Barat
Menurutnya, tanpa adanya event ini belum tentu para pelajar SD sekarang akan mengenali olahraga yang jadi warisan leluhur bangsa ini.
“Ada lima jenis olahraga (Jenor) yang dipertandingkan dalam Invitasi Ortrad jenjang SD se-Kabupaten Bogor 2026 diantaranya Egrang, Dagongan, Hadang, Tarompah Panjang dan Sumpitan,” ujar Dedi Supriadi, Selasa (21/7/2026).
Nantinya, kata Dedi, para juara dari tiap Jenor ini akan punya kesempatan mewakili Kabupaten Bogor dalam invitasi ortrad tingkat SD se-Jawa Barat.
“Perlu dicatat Kabupaten Bogor juga menargetkan Back 2 Back juara Invitasi Ortrad tingkat Jabar yang akan digelar di Cibinong akhir tahun nanti,” ujar Dedi.
Sementara itu, Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan mengaku sangat bangga dengan antusiasnya para pelajar SD se-Kabupaten Bogor yang ambil bagian pada event Invitasi Ortrad 2026 ini.
Asnan juga sangat optimis keberadaan olahraga tradisional akan tetap terjaga dan lestari di Kabupaten Bogor.
Apalagi, Pemkab Bogor sangat peduli dan mendukung penuh event-event yang berkaitan dengan pelestarian olahraga tradisional di kalangan generasi muda yang ada di Kabupaten Bogor.
“Untuk mensukseskan invitasi ortrad kami melakukan kolaborasi dengan KKGO Kabupaten Bogor,” pungkas Asnan. (*)















