Juruketik.com – Euforia menempati rumah pertama kerap membuat pasangan atau keluarga baru ingin serba lengkap dalam waktu singkat. Perabot, elektronik, hingga dekorasi dibeli sekaligus demi menciptakan kenyamanan.
Namun di balik semangat itu, tak sedikit keluarga baru justru terjebak pada kesalahan yang berujung pemborosan, ruang sempit, hingga masalah keuangan di awal membangun rumah tangga.
Mengisi rumah pertama menjadi momen penting bagi pasangan atau keluarga baru. Rumah yang sebelumnya kosong perlahan dipenuhi perabot, mulai dari sofa, lemari, tempat tidur, hingga perlengkapan dapur. Sayangnya, proses ini sering dilakukan tanpa perencanaan matang.
Salah satu kesalahan paling umum adalah membeli terlalu banyak barang sekaligus. Dorongan ingin rumah terlihat ‘sempurna’ membuat keluarga baru mengabaikan kebutuhan utama dan membeli barang berdasarkan keinginan sesaat. Akibatnya, sejumlah perabot justru jarang digunakan dan hanya memenuhi ruang.
Kesalahan berikutnya adalah tidak menyesuaikan ukuran perabot dengan luas rumah. Perabot berukuran besar yang terlihat menarik di toko belum tentu cocok ditempatkan di rumah dengan ruang terbatas. Kondisi ini membuat rumah terasa sempit, sulit bergerak, dan mengurangi kenyamanan penghuni.
Selain itu, mengabaikan kualitas demi harga murah juga sering terjadi. Demi menghemat anggaran, keluarga baru memilih perabot dengan kualitas rendah tanpa mempertimbangkan daya tahan. Dalam jangka panjang, barang-barang tersebut cepat rusak dan justru menambah biaya penggantian.
Masalah lain yang kerap muncul adalah tidak menghitung dampak pengeluaran jangka panjang. Pembelian perabot dan elektronik baru, terutama yang membutuhkan daya listrik besar, dapat meningkatkan biaya bulanan. Jika tidak diperhitungkan sejak awal, kondisi ini berpotensi mengganggu stabilitas keuangan keluarga baru.
Tak kalah penting, banyak keluarga baru yang mengabaikan aspek keamanan, terutama jika memiliki anak kecil atau berencana memiliki anak. Perabot dengan sudut tajam, rak yang tidak terpasang kuat, serta kabel listrik yang terbuka bisa menjadi risiko di dalam rumah.
Pengamat gaya hidup keluarga menilai, mengisi rumah pertama seharusnya dilakukan secara bertahap dan berdasarkan prioritas kebutuhan. Dengan perencanaan yang baik, keluarga baru tidak hanya menciptakan rumah yang nyaman, tetapi juga menjaga kondisi keuangan dan keamanan dalam jangka panjang.
Rumah pertama bukan soal seberapa cepat terisi, melainkan seberapa tepat barang yang dipilih. Bagi keluarga baru, kehati-hatian dalam mengisi rumah menjadi langkah awal untuk membangun kehidupan rumah tangga yang lebih tenang dan berkelanjutan. (Adm)











