Juruketik.com – Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Kabupaten Bogor meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis alias MBG Cijujung 03 di Sukaraja, Kabupaten Bogor pada Rabu, 15 April 2026.
Peresmian itu pun dihadiri langsung oleh kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, yang mengaku sangat mengapresiasi langkah Kadin Kabupaten Bogor dalam merealisasikan program Asta cita presiden RI Prabowo Subianto.
“Tanpa kerjasama dengan masyarakat, tentu kami akan kesulitan untuk merealisasikan program MBG. Karena anggaran pemerintah terbatas untuk membangun secara langsung dan serentak, apalagi biaya yang dibutuhkan mencapai satu miliar perbulan. Jadi Kadin ini Mitra kunci kami dalam suksesi program MBG,” kata Dadan Hindayana.
Dadan mengatakan, untuk di kabupaten Bogor diproyeksi kan akan dibangun seribu unit SPPG. Jika dikalkulasikan dengan kebutuhan operasi nya semilyar satu bulan, maka anggaran yang akan berputar dalam program MBG di Bogor mencapai satu triliyun rupiah perbulan.
Sebab itu, Dadan mengaku, dirinya berharap program MBG tidak hanya bicara soal pemenuhan gizi saja. Namun perekonomian masyarakat mulai dari petani, peternak, nelayan dan lainnya bisa terangkat.
“Nah MBG ini kan produk, SPPG tentu membutuhkan bahan bakunya. Makanya SPPG ini berjalan beriringan dengan Koperasi Merah Putih, UMKM dan Koperasi lainnya. Karena tidak mungkin SPPG akan belanja langsung tanpa adanya suplayer, jadi kami harap Koperasi bisa kerjasama untuk memenuhi kebutuhan atau menjadi suplayer MBG. Koperasi bekerja sama dengan petani, nelayan dan masyarakat yang bisa memproduksi kebutuhan. Jadi di sini perekonomian rakyat kita jalan,” kata Dadan.
Sementara itu, Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Sintha Dec Checawaty, menyebut bahwa program MBG merupakan usaha signifikan dan strategis dalam memutarkan perekonomian masyarakat dalam perdagangan secara langsung.
Sebab itu, Sintha mengaku Kadin Kabupaten Bogor berkomitmen mendukung penuh program MBG melalui pembangunan dan operasional SPPG hingga distribusi MBG ke sekolah sekolah penerima manfaat.
“Kami melihat ini buka sekedar usaha jual beli barang, tapi di sini ada upaya pemerintah membangkit kembali ekonomi masyarakat. Tentu kami sangat mendukung dan siap menjalankan segala arahan demi kebaikan bangsa dan negara kita,” ujar Sintha. (sep)








