Juruketik.com – Anggota DPRD Kota Bogor, Edi Kholki Zaelani bersama Camat Bogor Selatan, Harry Cahyadi dan Lurah Ranggamekar, Amir Santoso meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di RT 04/05, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Senin (4/5/2026) malam.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga menyambangi keluarga yang terdampak untuk memastikan kondisi mereka sekaligus memberikan dukungan moril pascabencana.
”Tadi saya bersama Pak Camat, Pak Lurah, dan unsur BPBD melihat langsung lokasi longsor di RW 5. Kami hadir untuk mengetahui kondisi di lapangan sekaligus menunjukkan empati kepada para korban. Selain itu, kami juga menyalurkan bantuan dari Dinas Sosial dan pihak kecamatan,” ujar Edi usai peninjauan lokasi bencana, Senin 4 Mei 2026.
Baca Juga: Longsor Bogor Selatan: 2 Rumah Hancur, Warga Mengungsi
Ia mengimbau masyarakat Kota Bogor untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana alam, khususnya tanah longsor.
”Saya berharap seluruh warga tetap berhati-hati dan waspada menghadapi kondisi cuaca saat ini, agar kejadian serupa tidak terulang, terutama yang sampai menimbulkan korban jiwa,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Edi juga menyampaikan belasungkawa atas sejumlah bencana yang terjadi di Kota Bogor dalam beberapa hari terakhir, termasuk kejadian di Pasir Jaya yang menimbulkan korban jiwa.
Baca Juga: Niat ke Warung, Wanita Muda di Bogor Tewas Tertimpa Longsor
“Kami turut berduka atas berbagai musibah yang terjadi, termasuk di Pasir Jaya. Semoga para korban diberikan ketabahan,” ucapnya.
Ke depan, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana.
“Penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Terkait langkah konkret, Edi menyebut DPRD akan mendorong peningkatan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) guna memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana di Kota Bogor.
“Sebagai dewan, kami memiliki fungsi budgeting, pengawasan, dan legislasi. Kami akan mendorong peningkatan anggaran BTT, mengingat Kota Bogor termasuk daerah rawan bencana. Kami juga akan mengusulkan kepada Badan Anggaran agar alokasi BTT dapat diperbesar,” pungkasnya. (3RY)








