Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS

Napak Tilas Sejarah Konferensi Bogor 1954

5 bulan ago
in ADVERTORIAL, BERITA TERKINI, BERITA UTAMA, BOGOR RAYA
5 0
0
Napak Tilas Sejarah Konferensi Bogor 1954
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Kota Bogor mendapat kehormatan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan The Ambassador Summit road to 71st Asia-Africa Conference 2026 yang berlangsung di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Kamis (20/11/2025).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 71 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) dan sekaligus napak tilas sejarah Konferensi Bogor, yang menjadi tonggak lahirnya KAA pada 1955.

Tak hanya menjamu dan menerima para delegasi dan duta besar dari negara sahabat saja, Dedie Rachim turut mengajak para delegasi berkunjung ke Istana Kepresidenan Bogor tempat dimana sejarah KAA dimulai.

Ia menjelaskan bahwa Konferensi Bogor pada 28–29 Desember 1954 itu menghadirkan lima pemimpin dari lima negara, yaitu Indonesia, Pakistan, India, Sri Lanka, dan Myanmar. Konferensi ini kemudian menjadi fondasi pelaksanaan KAA di Bandung pada April 1955.

“Ini kami melaksanakan semacam napak tilas ya dari sebuah momen yang sangat penting yang berhasil merubah tatanan dunia, namanya Konferensi Asia-Afrika, tetapi sebelum Konferensi Asia-Afrika ada yang namanya Konferensi Bogor. Nah, Konferensi Bogor inilah yang kemudian poin-poinnya itu mencetuskan Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada April tahun 1955,” jelas Dedie Rachim.

Ia mengatakan, dalam rangka napak tilas tersebut ia mengajak negara-negara yang berkontribusi langsung dalam kegiatan Konferensi Bogor, salah satunya dari India dan yang mewakili dari Afrika yaitu Mozambik.

Dedie Rachim menegaskan bahwa Kota Bogor menjadi tuan rumah kegiatan ini, karena sejak lama memiliki peran penting dalam sejarah terbentuknya KAA. Momentum ini, menurutnya, turut memperkuat posisi Kota Bogor sebagai salah satu kota strategis di Indonesia yang memiliki banyak potensi.

“Kita ingin mengingatkan semua bahwa peran Bogor itu sudah sejak lama cukup penting. Nah, ke depan tentu kami mengajak bahwa keberadaan Bogor sebagai salah satu kota yang penting di Indonesia ini bisa juga dijadikan sebagai tempat untuk potensi investasi, kunjungan wisata, dan potensi menyelenggarakan kegiatan penting lainnya, termasuk kegiatan internasional,” tegasnya.

Ia berharap napak tilas Konferensi Bogor menuju KAA ini dapat membangkitkan kembali semangat persatuan bangsa-bangsa yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Semangat Konferensi Bogor ini menjadi semangat kita semua yang kita harus terus gelorakan sebagai bagian dari semangat persatuan bangsa-bangsa, semangat anti imperialisme, semangat anti kolonialisme, semangat untuk memerdekakan diri kita, dan memerdekakan bangsa yang tujuannya adalah menuju kesejahteraan masyarakat,“ kata Dedie Rachim.

 

Duta Besar Mozambik untuk Indonesia, Belmiro Jose Malate, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa Kota Bogor memiliki peranan penting dalam sejarah perjuangan negara-negara Afrika.

“Kota Bogor sangat penting bagi Afrika, seperti yang Pak Wali telah katakan bahwa Konferensi Asia-Afrika yang pertama dilaksanakan di sini, yaitu persiapan untuk konferensi yang selanjutnya dilaksanakan di Bandung. Ini memberikan kontribusi besar terhadap kendala kami mengenai kolonialisme dan imperialisme di Afrika,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tantangan yang dihadapi negara-negara Asia-Afrika hingga saat ini masih memiliki kesamaan dan harus diperjuangkan bersama.

“Kita masih memiliki kendala yang sama, kolonialisme telah hilang, tapi imperialisme masih di sana dan kita masih harus berjuang untuk kemiskinan, mengembangkan ekonomi, memberdayakan generasi muda, dan mengimplementasikan agenda penting lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, Konselor Politik Kedutaan Besar India untuk Indonesia, Vikram Vardhan, menyampaikan rasa hormatnya kepada Kota Bogor sebagai kota sejarah yang memiliki peran penting dalam terbentuknya solidaritas Asia-Afrika.

“Ini merupakan kehormatan bagi kami untuk berada di kota sejarah, yaitu Kota Bogor. Kami mengunjungi Istana Kepresidenan Bogor di mana sejarah dibuat 70 tahun yang lalu, awal mula dari Konferensi Asia-Afrika yang dimulai pertama kali di istana tersebut,” katanya.

Vikram menegaskan bahwa KAA adalah konferensi bersejarah yang membangun solidaritas, tidak hanya antara negara-negara Asia-Afrika, tetapi juga memulai South-South Cooperation. Ia mengatakan banyak negara berkembang di Asia-Afrika menjadi lebih mandiri setelah konferensi tersebut, dan karena itu masyarakat tidak boleh melupakan sejarah KAA.

“Kita perlu berkumpul, berkomunikasi, berkooperasi, dan berkoordinasi untuk masa depan yang lebih baik, ekonomi yang lebih baik, dan kemakmuran seperti yang diharapkan oleh pemimpin kita terdahulu,” katanya.

Usai menjamu para duta besar dan delegasi, Dedie Rachim mengajak seluruh tamu undangan melakukan napak tilas sejarah awal mula terbentuknya KAA di Istana Kepresidenan Bogor.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Kota Bogor sebagai tuan rumah untuk menegaskan kembali posisinya sebagai kota bersejarah dan kota diplomasi, sekaligus tempat lahirnya gagasan KAA.

Istana Kepresidenan Bogor menjadi saksi awal dirumuskannya gagasan dari lima pimpinan negara, yaitu Ali Sastroamidjojo (Indonesia), Jawaharlal Nehru (India), Mohammed Ali Bogra (Pakistan), U Nu (Burma/Myanmar), dan Sir John Kotelawala (Ceylon/Sri Lanka).

Tags: Belmiro Jose MalateDedie A RachimDuta Besar MozambikKonferensi Asia-AfrikaKonselor Politik Kedutaan Besar IndiaVikram VardhanWali Kota Bogor

BERITA LAINYA

Ngeri! Dua Pelajar di Parungpanjang Bogor jadi Korban Penyiraman Air Keras OTK

Ngeri! Dua Pelajar di Parungpanjang Bogor jadi Korban Penyiraman Air Keras OTK

by admin juruketik
21 April 2026
0

Juruketik.com - Dua pelajar di Parungpanjang, Kabupaten Bogor, disiram air keras oleh orang tak dikenal (OTK). Kapolsek Parungpanjang, Kompol M...

Sukasari Jantung Urban Bogor Timur, Simpan Potensi Ekonomi dan UMKM Besar

Sukasari Jantung Urban Bogor Timur, Simpan Potensi Ekonomi dan UMKM Besar

by admin juruketik
21 April 2026
0

​Juruketik.com – Kelurahan Sukasari yang terletak di Kecamatan Bogor Timur kini semakin mempertegas posisinya sebagai "jantung" aktivitas urban di Kota...

Rudy Susmanto dan Panglima Kopassus Sepakat Perkuat Sinergi untuk Masyarakat Bogor

Rudy Susmanto dan Panglima Kopassus Sepakat Perkuat Sinergi untuk Masyarakat Bogor

by admin juruketik
21 April 2026
0

Juruketik.com - Bupati Bogor, Rudy Susmanto melaksanakan silaturahmi dengan Panglima Kopassus sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan institusi...

Kecelakaan Maut di Jalan Raya Puncak Bogor, Pemotor Tewas di Tempat

Kecelakaan Maut di Jalan Raya Puncak Bogor, Pemotor Tewas di Tempat

by admin juruketik
21 April 2026
0

Juruketik.com - Seorang pemotor tewas usai menabrak pembatas saluran air di Jalan Raya Puncak, Kampung Cibogo, Desa Cipayung Datar, Kecamatan...

Next Post
Dorong Peningkatan PAD, DPRD Bersama Bapenda dan Kejari Sisir Wajib Pajak Nunggak di Kota Bogor

Dorong Peningkatan PAD, DPRD Bersama Bapenda dan Kejari Sisir Wajib Pajak Nunggak di Kota Bogor

Punya Rumah Subsidi Pertama? Ini Perintilan yang Sering Dilupakan Pasutri Baru

Asyik! Pemkab Bogor Bakal Bangun Rumah Subsidi Tahun 2026, Lokasinya Dipastikan Aman dari Bencana

Provokatif di Medsos, Dua Remaja Diduga Admin Gangster Slonongboy Dibekuk Polisi

Provokatif di Medsos, Dua Remaja Diduga Admin Gangster Slonongboy Dibekuk Polisi

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Pemkot Bogor Perketat Verifikasi DTSEN

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Pemkot Bogor Perketat Verifikasi DTSEN

Pansus Agraria Mandek, Forum Tani Sawit Rakyat dan Pusat Studi Sawit IPB Resah

Pansus Agraria Mandek, Forum Tani Sawit Rakyat dan Pusat Studi Sawit IPB Resah

Rekomendasi

Komitmen Tanpa Batas, BPJS Kesehatan Berikan Layanan JKN Selama Libur Lebaran

Komitmen Tanpa Batas, BPJS Kesehatan Berikan Layanan JKN Selama Libur Lebaran

2 April 2024
Pemberian Sembako Bakti Sosial PT Kawasan Industri Nusantara yang di wakili oleh Manager SDM, Umum & Pengadaan dan Asisten Manager Umum PT Kawasan Industri Nusantara

Kegiatan Bakti Sosial PT Kawasan Industri Nusantara di Bulan Suci Ramadhan

27 Maret 2024

Berita Populer

  • Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di IPB Ternyata Terjadi Tahun 2024, Baru Dilaporkan 2026

    Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di IPB Ternyata Terjadi Tahun 2024, Baru Dilaporkan 2026

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Ngeri! Dua Pelajar di Parungpanjang Bogor jadi Korban Penyiraman Air Keras OTK

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Dituntut Ganti Rugi Rp50 Miliar, Begini Jawaban Dirut PT Panca Tetrasa

    12 shares
    Share 5 Tweet 3
  • IPB Bertindak Tegas! 16 Mahasiswa Diskors Buntut Kasus Pelecehan Seksual

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Rudy Susmanto dan Panglima Kopassus Sepakat Perkuat Sinergi untuk Masyarakat Bogor

    5 shares
    Share 2 Tweet 1
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Hubungi Kami

No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist