Juruketik.com – Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan atau yang disapa Kang Atep ‘Mendadak’ menjadi atlet Petanque saat menghadiri event INAFRA Petanque Double Series 3.

Event ini berlangsung di Lapangan Petanque yang berada di Sport Center Wisata Alam Gunung Dago, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/5/2026).
Sebelum terjun ke lapangan Petanque, Atep sempat berbincang bincang soal olahraga asal Francis ini dengan para pengurus Pengcab Petanque Kabupaten Bogor dan juga salah satu pelatih dan pengurus Petanque Indonesia.
Baca Juga: Inafra Petanque Series 3 2026 Digelar di Kabupaten Bogor, Diikuti Atlet Malaysia hingga Prancis
Hampir setengah jam lebih Politisi Partai Gerindra ini bernain Petanque dan melakukan beberapa kali lemparan bola yang memang membutuhkan akurasi yang tepat saat melemparkan bola.
“Asyik juga olahraga Petanque ini yang sangat membutuhkan ketenangan dan ketepatan dalam melemparkan ayunan bolanya,” ujar Atep yang sangat serius dan menikmati permainan Petanque
Atep berharap Pengcab Petanque ini bisa terus melakukan pemasalan dan membuat event Petanque antar pelajar atau sekolah di Kabupaten Bogor.
Baca Juga: KONI Kabupaten Bogor Dukung Liga Jabar Istimewa 2026, Ajang Cari Bibit Pesepakbola Masa Depan
Apalagi, kata Atep, cabang olahraga Petanque ini sudah dipertandingkan dalam event Porprov, PON dan Sea Games dan sedang diperjuangkan supaya bisa dipertandingkan di Olimpiade Brisbane 2032.
Atep menjelaskan olahraga Petanque merupakan olahraga tradisional asal Prancis dan pernainanya melempar bola besi (bosi) sedekat mungkin ke bola kayu kecil yang disebut jack atau boka.
“Bola besi yang digunakan dalam permainan Petanque ini punya berat sekitar 700 gram,” paparnya.
Menurutnya, ada dua teknik utama dalam olahraga Petanque yakni Pointing yakni melempar bola besi hingga bisa posisinya bisa mendekatiJack atau bola kayu yang ukurannya kecil.
Teknik yang kedua adalah Shooting yakni memukul atau melempar bola besi untuk menjauhkan bola lawan dari Jack.
“Alhamdulilah walaupun baru mengenal Petanque hari ini. Saya mulai paham soal teknik dan aturan permainan Petanque,” tegas Atep.
Intinya, olahraga Petanque ini sangat membutuhkan akurasi serta strategi yang cermat dan butuh ketenangan dan ketepatan jika ingin meraih kemenangan.
Berikan Suntikan Motivasi
Disela kehadirannya, Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan turut memberikan suport atau motivasi kepada para atlet Kabupaten Bogor yang akan tampil pada ajang Porprov Jabar 2026.
“Saya datang ke Gunung Dago ini ingin lebih dekat dengan para atlet dan pengurus Petanque Kabupaten Bogor yang terjun dalam INAFRA Petanque 2026,” kata Atep.
Ia juga meminta para atlet dan pelath Petanque Kabupaten Bogor bisa melebihi target yang dicanangkan dalam Porprov Jabar 2026.
Ketua KONI berpesan agar semua atlet dan pelatih fokus berlatih serta disiplin dalam segala hal yang akan jadi kunci sukses.
Menurutnya, kegagalan dan keberhasilan atlet dalam mencapa target prestasi akan ditentukan oleh atlet itu sendiri dalam menjaga kedisipinan dan kefokusan saat berlatih dan bertanding.
“Insya allah jika Cabor Petanque bisa melampaui target medali yang dicangkan Kontingen dalam Porprov Jabar 2026 nanti akan ada reward khusus,” tegasnya. (*)









