Juruketik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan wajah baru Rest Area Gunung Mas, Puncak, melalui penataan kawasan yang mencakup pembongkaran sejumlah bangunan ruko dan perluasan area.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan fungsi rest area sebagai penunjang pariwisata sekaligus mempermudah akses kendaraan besar, termasuk bus pariwisata, agar dapat masuk dan berhenti di dalam kawasan.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan, pembongkaran bangunan dilakukan sebagai upaya menata ulang desain Rest Area Gunung Mas, untuk meningkatkan fungsi kawasan sebagai simpul wisata sekaligus mendukung rekayasa lalu lintas.
Baca Juga: Rest Area Gunung Mas Sepi, Pemkab Bogor Didesak Beri Solusi
“Jadi nanti akan ada beberapa bangunan ruko yang kami bongkar agar bus besar bisa masuk. Jadi kami harus tata ulang,” jelas Rudy kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).
Menurut Rudy, penataan ulang itu juga dilakukan untuk mengintegrasikan Rest Area Puncak dengan kawasan wisata Gunung Mas, sehingga kendaraan wisata, khususnya bus, dapat berhenti di dalam kawasan.
Ia mengungkapkan Rest Area Puncak juga akan diperluas dengan tambahan lahan sekitar empat hektare yang telah disiapkan untuk mendukung pengembangan kawasan.
Baca Juga: Rudy Susmanto Percepat Penataan Bogor, Fokus Cijayanti hingga Pakansari
Permohonan ini sebelumnya diketahui telah disetujui oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III dari luas eksisting tujuh hektare guna mendukung penataan kawasan wisata Puncak.
Namun, Rudy menegaskan pembangunan lanjutan akan dilakukan melalui kolaborasi dengan investor bersama badan usaha milik daerah (BUMD) Sayaga Wisata tanpa mengandalkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
“Hari ini jangan bicara duit dari pemerintah. Kita harus kreatif. Cari beberapa investor-investor yang mau berkolaborasi,” tandasnya. (Kha)











