Juruketik.com – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Rizal Dwijayanto menegaskan bahwa anggota TNI dilarang terlibat dalam aktivitas Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer (LGBTQ).
Penegasan tersebut disampaikan Rizal saat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Kodim 0621, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (5/10/2026).
“Kita sudah jelas bahwa TNI melarang kegiatan LGBTQ, khususnya untuk prajurit-prajurit TNI yang saat ini,” ujar Rizal kepada wartawan.
Baca Juga: Surat Edaran Penanganan LGBT di Kabupaten Bogor Resmi Berlaku, Berikut Poin-Poin Pentingnya
Rizal menjelaskan, Kodim 0621 Kabupaten Bogor selaras dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam mengentaskan maraknya kasus LGBTQ.
Salah satu upaya tersebut, kata dia, melalui berbagai sosialisasi ke sejumlah sekolah mengenai dampak buruk dari LGBTQ.
“Selain itu kita juga melakukan pembinaan-pembinaan terhadap Gen-Z dalam rangka mencegah LGBTQ,” ucapnya.
Baca Juga: Viral Video Mesum di Leuwiliang Bogor, Polisi Amankan Dua Pria
Melalui langkah itu, Rizal berharap di HUT ke-81 TNI bisa mendekatkan peran TNI bersama rakyat.
“TNI itu adalah berasal dari rakyat, tentunya TNI harus bekerja bersama dengan rakyat,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan bahwa TNI saat ini sudah memiliki peran yang cukup aktif dalam membantu pembangunan infrastruktur hingga sumber daya manusia di Kabupaten Bogor.
“Banyak jembatan dibangun TNI dan pembukaan lahan-lahan pertanian, penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu), pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), hingga pengolahan sampah pirolisis di TPA Galuga,” kata Rudy.
Oleh karena itu, Rudy berharap sinergitas pemerintah dan TNI bisa terus berjalan baik ke depannya dalam mengembangkan sumber daya manusia hingga infrastruktur.
“Di HUT ke-81 TNI, kita bersama TNI untuk membangun bangsa agar menjadi adil dan makmur,” pungkasnya. (Kha)













